Polisi menduga pembunuh pensiunan TNI AL di Cilandak lebih dari satu orang
Merdeka.com - Polisi menduga pelaku pembunuhan Hunaedi (83), pensiunan TNI AL di Ciladak lebih dari satu orang. Satu yang diyakini, untuk eksekutor sementara masih satu pelaku.
"Keterangan saksi sementara pelaku masih satu orang. Tapi kemungkinan ada pelaku lain yang bantu. Itu baru dugaan saja," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, di lokasi, Jumat (6/4).
"Apakah dia (pelaku) dijemput apa naik motor sendiri ini masih kita dalami. Nanti begitu terungkap pasti kelihatan siapa yang membantu. Sementara ini eksekutornya masih satu," dia menambahkan.
Menurut Indra, polisi belum bisa menyimpulkan kasus ini. Walaupun, sehari sebelumnya berdasarkan informasi istri korban ada uang yang hilang sebesar Rp 3,2 juta.
"Apakah ada keterkaitan sehari sebelumnya kita belum tahu. Sejauh ini tidak ditemukan barang yang hilang," tandas dia.
Sebelumnya, seorang pensiunan TNI AL tewas di dalam rumahnya Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis RT 07/06 No.18 Kel. Pondok Labu Kecamatan Cilandak, JakartaSelatan. Korban bernama Hunaedi (83).
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Stefanus Tamuntuan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap. Hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
"Luka robek. Antara lain dua di bagian bawah dada kiri dan satu di lengan kiri," ujar Stefanus dalam keterangan resminya yang diterima Liputan6.com, Kamis (5/4).
Reporter: Ady AnugrahadiSumber : Liputan6.com
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya