Polisi maafkan Dora, tapi proses hukum tetap berjalan

Jumat, 16 Desember 2016 16:26 Reporter : Ronald
Polisi maafkan Dora, tapi proses hukum tetap berjalan Ibu-ibu ngamuk ditilang polisi. ©2016 Facebook.com

Merdeka.com - Polisi berencana memanggil pegawai Mahkamah Agung (MA), Dora Natalia terkait kasus penyerangannya terhadap anggota Patroli dan Pengawalan Ditlantas Polda Metro Jaya di Jatinegara beberapa waktu lalu. Pemanggilan tersebut rencananya dilakukan pekan depan, sambil menunggu hasil visum terlapor.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana mengatakan, polisi membuka pintu maaf sebesar-besarnya jika nantinya Dora mengajukan permohonan maaf dan berjanji tidak mengulanginya. Namun, proses hukum terhadap Dora tetap berjalan untuk efek jera.

"Kalau misalnya ada hal-hal lain mungkin mereka perempuan merasa meminta maaf its oke-oke saja tapi proses penyidikan akan berlakukan sesuai aturan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/12).

"Proses hukum berjalan seperti biasa. Seperti proses penyidikan, laporan, kami panggil beberapa saksi. Yang bersangkutan juga akan kita panggil, proses penyidikan dilakukan seperti biasa," tambahnya.

Suntana salut pada Aiptu Sutisna, anak buahnya yang jadi korban penyerangan Dora. Meskipun dia harus dicakar hingga mengalami luka, tetapi tetap sabar, sehingga bisa memberi contoh pada personel yang lainnya.

"Kita salut dan hormat sikap yang ditampilkan oleh Aiptu Sutisna dengan sikap sabar dan mengalah walaupun dia diserang. Kami harapkan polisi di lapangan bersikap ramah dan humanis apabila menghadapi persoalan yang kemarin terjadi ya tingkat kesabaran diuji dan melayani masyarakat dengan baik," ucapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini