Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi ledakkan kotak hitam mencurigakan di PLTA Wlingi Raya

Polisi ledakkan kotak hitam mencurigakan di PLTA Wlingi Raya Simulasi pengamanan Pemilu. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Petugas Jihandak Polda Jatim meledakkan kotak hitam yang diduga berisi benda berbahaya. Benda tersebut ditemukan tergeletak di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wlingi Raya, Kabupaten Blitar.

"Tadi tim Jihandak sudah meledakkan kotak hitam itu dan untuk barangnya masih diperiksa di polres," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Blitar AKP Eny Mayasari di Blitar, Jawa Timur, Rabu (23/11), demikian dilansir Antara.

Eny mengaku belum mengetahui dengan persis isi dari kotak hitam tersebut. Dia menegaskan, sudah berhasil menangani hal itu dan saat ini masih petugas masih mengidentifikasinya.

Kotak hitam itu ditemukan pertama kali oleh satpam PLTA Wlingi Raya, Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Kotak misterius tersebut ditemukan sekitar jam 04.30 WIB, saat sedang patroli.

Kotak itu tergeletak begitu saja dan tidak diketahui pemiliknya. Satpam tersebut juga tidak berani mendekati, sehingga satpam tersebut melapor ke polisi.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung koordinasi dengan tim Jihandak Polda Jatim untuk membantu penanganan temuan tersebut, mengantisipasi isi kotak itu berbahaya.

"Kami harus koordinasi dengan tim Jihandak, karena benda itu mencurigakan, bentuknya kotak, terbungkus warna hitam," ungkapnya.

Petugas Jihandak Polda Jatim datang ke lokasi sekitar jam 14.00 WIB. Dengan mengenakan seragam lengkap, tim mendeteksi isi dari kotak tersebut dengan alat khusus, dan meledakkan kotak misterius tersebut.

Dari pengamatan jauh, isi dari kotak itu seperti aneka kain, namun petugas juga langsung membersihkan kotak tersebut dan membawanya.

Temuan kotak misterius tersebut sempat membuat gempar warga, terlebih lagi kotak itu ditemukan di kawasan PLTA Wlingi Raya. Namun, warga tidak diperbolehkan mendekati lokasi. Petugas memasang garis pembatas di sekitar lokasi, sehingga steril.

Polisi pun masih mengusut kejadian itu, apakah ulah orang iseng ataukah ada unsur kesengajaan. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu, dan berharap hal yang sama tidak terulang.

Hingga kini, di kawasan sekitar PLTA tersebut sudah kembali lancar. Akses yang semula sempat ditutup kembali dibuka. Namun, petugas dari PLTA intensif untuk patroli, mengantisipasi hal serupa terjadi lagi.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP