Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi dapati bekas darah dari kamar mandi korban pasutri Jepang di Bali

Polisi dapati bekas darah dari kamar mandi korban pasutri Jepang di Bali Pasutri asal Jepang tewas terbakar di Bali. ©2017 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Dugaan dibunuhnya korban warga negara Jepang yang merupakan suami istri Matsuba Nurio(76) dan istrinya Matsuba Hiroko(76) semakin menemukan titik terang. Dimungkinkan pasutri asal Jepang yang sudah lama tinggal di Perumahan Puri Gading 2 Blok F1 nomor 6 Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, itu dibunuh terlebih dahulu sebelum dibakar.

Hingga jelang tengah malam polisi masih melakukan olah lokasi di sekitar tempat kamar yang terbakar. Bahkan di dalam kamar yang terdapat kamar mandi, ditemukan ada bekas ceceran darah.

Bahkan dalam temuan darah yang kuat milik salah satu dari korban, terlihat seprti dalam kondisi diseret dari kamar mandi.

"Kondisi mayat sudah tidak bisa dikenali wajahnya. Selain keduanya terbakar berdampingan, tiga kamar tidur di lantai dua juga turut terbakar beserta satu kamar mandi di lantai bawah terbakar," ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo.

Kondisi salah satu mayat berada di bawah springbed yang terbakar. Sementara satunya lagi berada di sampingnya yang ditumpuk dengan kayu-kayu terbakar.

Lanjut dia, temuan adanya ceceran darah seperti terseret dari kamar mandi lantai 2 sampai di kamar tempat korban terbakar.

Sejauh ini, menurutnya sudah empat saksi yang diperiksa dan salah satunya anak angkat korban, Abdul Salam (48). Pengakuannya sekitar pukul 11.00 dirinya sempat menelpon korban dari rumahnya untuk diajak makan siang.

Namun tidak ada jawaban dari korban. Selanjutnya saksi berangkat ke rumah korban. Sesampainya di depan rumah, pintu gerbang rumah dalam keadaan tertutup, dan saksi melihat ke lantai dua, ada kepulan asap terbakar.

Sementara di garasi ditemukan mobil Suzuki tipe Ignis Nopol DK 1088 QM dalam kondisi dua pintu sebelah kiri terbuka dan tutup bensin dalam keadaan terbuka, serta satu dompet warna hitam motif kilap yang berisi satu NPWP atas nama korban.

Ditegaskan kembali Kapolresta bahwa saksi selain anak angkat korban, ada juga pembantu, rekan korban (suami istri) dan anak angkat korban.

"Keempat saksi kini masih kita lakukan pemeriksaan mendalam di Polsek Kuta Selatan. Team labfor juga masih melakukan pemeriksaan di dalam. Mohon untuk bersabar, kemungkinan akan tetap kita lanjutkan hingga besok pagi," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP