Polisi dalami penyebab kapal bermuatan solar terbakar di Balikpapan
Merdeka.com - Polisi mulai menyelidiki penyebab munculnya kobaran api yang mengakibatkan kapal batu bara MV Ever Judger terbakar, di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebab saat hampir bersamaan, sedang ada pengisian oleh kapal tanker.
Kepolisian juga berhati-hati menentukan identitas dua korban tewas, yang disebut sebagai nelayan. Sebab memang tidak ada identitas yang ditemukan.
"Kita tentu hati-hati menentukan identitas korban. Peristiwa kebakaran itu perlu identifikasi mendalam," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (31/3) sore.
Ade menerangkan, penyelidikan dan investigasi mendalam dilakukan kepolisian bersama dengan Pertamina. Mengingat peristiwa itu terjadi di area kerja Pertamina. "Semua pihak terkait akan dimintai keterangan, dan konfirmasinya terkait kejadian itu," ujar Ade.
Informasi sementara diperoleh kepolisian, saat kebakaran terjadi, hampir di saat bersamaan juga tengah berlangsung pengisian kapal tanker. "Informasinya, ada pengisian minyak juga oleh kapal tanker. Ya, di saat bersamaan," tambah Ade.
"Ada dua kapal. Salah satunya kapal batu bara. Apakah ada kaitannya dengan munculnya kobaran api itu, perlu dilakukan investigasi mendalam. Apakah memang dari situ, atau ada faktor lain," terang Ade.
Kapal batu bara itu dipastikan terbakar di buritan kapal. "Yang kapal batu bara itu, terbakar. Posisinya di buritan kapal. Yang jelas, penyebab kobaran api masih diinvestigasi mendalam. Semua pihak, kita libatkan," ungkap Ade.
Diketahui, kobaran api di perairan laut Balikpapan yang tercemar minyak, terjadi jelang tengah hari tadi, menewaskan dua orang. Selain itu, tidak kurang 20 WNA dievakuasi, di mana salah satunya luka bakar. Polisi menyebut kesemuanya adalah WN China, dan kapal berasal dari China. Semua WN China dirawat di RS Pertamina Balikpapan. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya