Polisi Ciduk Lima Orang Terkait Pembakaran Posko Covid-19 di Jambi

Jumat, 22 Mei 2020 22:05 Reporter : Eko Prasetya
Polisi Ciduk Lima Orang Terkait Pembakaran Posko Covid-19 di Jambi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Kepolisian resort (Polres) Merangin telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran posko Covid-19 dan merusak kantor Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi yang terjadi pada Selasa (19/5) malam dengan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Merangin, AKBP M Lutfi, saat dihubungi Jumat menjelaskan penyidik Polres Merangin telah mengamankan lima orang pasca-pembakaran posko Covid-19 dan merusak Kantor Kepala Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, akibat dari pembagian dana BLT yang diduga tidak tepat sasaran. Dari mereka ada empat orang yang cukup bukti bisa menjadi tersangka.

Usai kejadian pada Selasa malam (19/5) Polres Merangin langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan barang bukti. Kemudian memeriksa saksi-saksi dan yang cukup bukti bisa dijadikan tersangka ada empat orang. Sedangkan satu orang lagi masih perlu pendalaman saksi dan bukti lainnya untuk bisa menjadi pelaku.

"Dari hasil olah TKP akhirnya Polres Merangin menemukan beberapa informasi terkait insiden pembakaran posko Covid-19 dan dari petunjuk akhirnya polisi mengamankan lima orang yakni Hambi (33), Sopi (27), Japaris (27), Dimas (35) dan Said (38), ke lima orang tersebut merupakan warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap," kata AKBP M Lutfi, seperti dilansir Antara, Jumat (22/5).

Untuk saat ini mereka sudah diamankan di Mapolres setelah dijemput dari kediamannya masing-masing pada Kamis malam (21/5). Saat ini masih diperiksa secara intensif dan dalam waktu dekat bisa ditetapkan statusnya sebagai tersangka.

"Untuk sementara berdasarkan hasil penyelidikan, kelima orang sudah cukup memenuhi unsur dan bisa terbukti melanggar Pasal 170 KUHP tentang pelaku kekerasan terhadap orang atau barang dimuka umum. Proses hukum terus berjalan, siapapun yang terlibat akan di tindak sesuai hukum yang berlaku," katanya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kriminal
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini