Polisi ciduk 69 pendemo yang ricuh di pertigaan UIN Sunan Kalijaga

Selasa, 1 Mei 2018 22:36 Reporter : Purnomo Edi
Polisi ciduk 69 pendemo yang ricuh di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Pos polisi di Sleman dibakar massa aksi may day 2018. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi demonstrasi digelar ratusan massa untuk memeringati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga di Jalan Yogya-Solo, Sleman. Aksi di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga ini berakhir ricuh usai ada oknum dari massa peserta demonstrasi melempar bom molotov hingga menyebabkan sebuah pos polisi lalu lintas (polantas) rusak terbakar.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan pihak kepolisian mengamankan 69 orang aktivis yang terlibat dalam aksi demonstrasi tersebut. Saat ini ke 69 orang aktivis itu diamankan di Mapolda DIY.

"Massa aksi yang diamankan ada 69 orang. 59 laki-laki dan 10 perempuan," ujar Yulianto saat dihubungi wartawan, Selasa (1/5).

Yuliyanto menuturkan bahwa demonstrasi yang dilakukan oleh massa di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga ini menyebabkan kerusakan pada satu pos polantas. Kerusakan tersebut akibat dibakar oleh peserta aksi.

Yulianto juga menerangkan bahwa aksi yang digelar di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga tidak memberitahukan ke pihak kepolisian. Termasuk pemberitahuan kepada pihak polsek setempat.

"Aksi tidak dilaporkan ke polsek setempat. Tidak ada pemberitahuan (aksi demonstrasi) lebih dulu ke polisi," urai Yulianto.

Sebelumnya, Kapolda DIY, Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan selain mengamankan sejumlah aktivis pihak kepolisian juga mengamankan bom molotov. Bom molotov ini diamankan dari lokasi demonstrasi.

"Ada beberapa yang kita amankan. Bom molotov (yang diamankan) ada banyak tadi," tutup Dofiri. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini