Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi belum tentukan tersangka kecelakaan bus yang tewaskan 21 orang di Cikidang

Polisi belum tentukan tersangka kecelakaan bus yang tewaskan 21 orang di Cikidang penampakan bis yang tewaskan 21 penumnpang. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kepolisian masih menyelidiki kasus kecelakaan bus pariwisata yang terjun ke jurang di jalur Cikidang - Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Hingga saat ini, polisi belum menentukan tersangka dalam kecelakaan bus maut tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, saat ini tim gabungan masih melakukan analisa di lokasi kejadian. Tim gabungan itu terdiri dari tim penegakan hukum lalu lintas Polda Jawa Barat dan tim dari Korps Lalu Lintas Polri sebagai back up.

"Tersangka belum ditentukan, sedang dalam pembuktian secara ilmiah oleh tim gabungan," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (9/9/2018).

Dedi menuturkan, perkembangan penyelidikan akan dilaporkan berkala oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Ia memastikan, tim gabungan terus bekerja secara maksimal untuk menyelidiki kecelakaan yang menewaskan 21 orang tersebut.

"Tim gabungan masih terus bekerja baik di TKP (tempat kejadian perkara), maupun di posko, serta laboraturium," katanya.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu 8 September 2018 siang. Keterangan sementara yang dihimpun kepolisian, bus datang dari arah Jakarta menuju jalur Cikidang, Sukabumi.

Saat melintas di tikungan leter S Cikidang, bus bernopol B 7056 SGA itu tidak bisa mengontrol kendaraan. Pada turunan tajam, bus terjun lolos ke dalam jurang sedalam 25 hingga 30 meter.

Polres Sukabumi memastikan jumlah penumpang bus maut tersebut sebanyak 38 orang. Dari jumlah itu, 21 orang meninggal dunia.

Reporter: Nafiysul QodarSumber: Liputan6.com

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP