Polisi Belum Beri Izin, Alumni 98 Akan Tetap Menginap di KPU saat Pengumuman Pilpres

Kamis, 16 Mei 2019 20:25 Reporter : Ronald
Polisi Belum Beri Izin, Alumni 98 Akan Tetap Menginap di KPU saat Pengumuman Pilpres Gedung KPU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Forum Alumni Rembuk Nasional Aktivis 98 akan tetap menggelar aksi menginap di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, pada 21 dan 22 Mei meskipun hingga kini belum mendapatkan surat izin dari kepolisian. Ketua Forum Alumni Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi meyakini polisi akan memberi izin. Sayed menyebut polisi masih mengkaji surat permohonan. Polisi akan memutuskan dalam 3 - 4 hari ke depan.

"Belum ada perubahan dari rencana awal," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/5).

Tujuan mereka menginap di KPU untuk mengawal keputusan Pilpres 2019. Dia menyebut ada ribuan aktivis 98 yang akan datang dari 34 provinsi se-Indonesia.

"Kami akan tetap menggerakkan 5.000 aktivis 98 untuk menjaga dan mengawal KPU RI dari tindakan inkonstitusional dari para pihak yang hendak melemahkan dan mendelegitimasi KPU RI," tegasnya.

Juru Bicara RNA 98, Abdullah Taruna menambahkan, pihaknya akan menjaga NKRI dari upaya makar melawan pemerintahan yang sah.

"Upaya people power atau yang punya asosiasi dengan kerusuhan masal dimulai dengan mendelegitimasi hasil Pemilu. Secara terang sudah menolak hasil keputusan KPU RI," kata Abdullah.

Sebelumnya, perwakilan Forum Alumni Rembuk Nasional Aktivis 98 sambangi Gedung Intelkam Mapolda Metro Jaya. Kedatangannya mereka untuk mengajukan surat permohonan untuk melakukan aksi di Depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019.

"Hari ini datang ke Polda Metro Jaya tujuan kita pertama, kita mengajukan izin keramaian kegiatan untuk datang ke KPU menginap di sana dalam rangka mengawal hasil penghitungan suara di KPU RI agar perhitungan tersebut maksimal tidak terganggu oleh orang yang tidak menginginkan perhitungan itu tidak terjadi," kata Ketua Forum Alumni Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (15/5). [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini