Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Sumsel buru pasutri pemilik rumah yang jadi sarang narkoba

Polda Sumsel buru pasutri pemilik rumah yang jadi sarang narkoba Polda Sumsel sebar foto pasutri bandar sabu. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Berdasarkan pengembangan hasil penggerebekan rumah sarang narkoba dan menangkap tiga terduga pelaku akhir pekan lalu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel mengungkap pemiliknya yang merupakan pasangan suami istri. Keduanya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan disebar ke seluruh jajaran.

Penggerebekan tersebut dilakukan di sebuah rumah di Jalan Segaran, Gang Ujung Tanjung, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Jumat (23/12). Barang bukti yang disita berupa 513 gram sabu yang dipecah dalam bentuk paket kecil dan 210 butir ineks.

Dalam penggerebakan itu, petugas menangkap tiga terduga pelaku. Dalam penyelidikan, hanya satu ditetapkan sebagai tersangka yakni Ismail Yudha Dalam, sedangkan dua lainnya hanya sebatas saksi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengungkapkan, tersangka Ismail bekerja sebagai asisten sekaligus sopir pribadi pasutri bandar sabu bernama Andi alias Aan Vietnam (38) dan Tina Firdaus alias Zuber (30) yang masih buron. Tersangka Ismail juga turut membantu mengedarkan narkoba selama enam bulan terakhir.

"Dari tiga orang yang kita amankan kemarin, hanya satu yang terbukti, yakni Ismail Yudha Dalam. Sedangkan pemilik barang adalah pasutri, mereka masih kejar," ungkap Tommy, Rabu (28/12).

Dari keterangan tersangka Ismail, kata Tommy, narkoba itu hendak diedarkan saat perayaan Tahun Baru lantaran meningkatnya permintaan.

"Mereka ini masuk dalam jaringan Medan. Sedangka tersangka Ismail berperan sebagai pengedar," ujarnya.

Terkait pasutri bandar sabu yang masih buron, Tommy menyatakan telah menyebarkan DPO ke seluruh polsek di Sumsel. Dia pun mengimbau kepada warga agar melapor jika melihat kedua DPO tersebut.

"Sudah kita sebar foto-foto pasutri bandar itu, masih kita kejar. Mereka termasuk bandar cukup besar di Palembang," kata dia.

Dijelaskannya, buronan Andi alias Aan Vietnam berusia 38 tahun dengan ciri-ciri fisik seperti tinggi badan sekitar 170 cm, rambut pendek, wajah bulat dan berjerawat, mata sipit, kulit sawo matang, serta di leher sebelah kanan ada tato dirajahkan dan selalu memakai topi. Sedangkan istrinya, Tina Firdaus alias Zuber merupakan wanita berusia sekitar 30 tahun, memiliki tinggi badan sekitar 160 cm, berambut pirang coklat sebahu, wajah oval, mata bulat, dan berkulit sawo matang.

"Seluruh jajaran diminta lebih aktif mencari kedua DPO. Dari sana kita bisa mengungkap jaringannya yang lain," tukasnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP