Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Sumbar Ingatkan Pendukung Paslon Tak Konvoi Kemenangan

Polda Sumbar Ingatkan Pendukung Paslon Tak Konvoi Kemenangan Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) memperingatkan agar masyarakat, terutama pendukung paslon yang berpotensi memenangi Pilkada 2020 tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan di jalan raya maupun daerah keramaian.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan, tindakan ini dilakukan karena masih di tengah Pandemi Covid-19.

"Ini untuk upaya pencegahan penularan dan penyebaran virus corona. Untuk itu kami imbau tidak melakukan hal tersebut," kata Satake kepada merdeka.com, Senin (14/12) .

Dia menjelaskan, tindakan pencegahan ini sesuai dengan arahan dari Surat Telegram Kapolri Nomor STR/884/XII/OPS.1.3./2020 per tanggal 10 Desember 2020 lalu.

Dalam perintah itu, Kapolri mengimbau agar para paslon, simpatisan dan pendukung untuk mematuhi protocol kesehatan, dan tidak melakukan pawai maupun konvoi kemenangan.

Dia pun mengingatkan, apabila ditemukan, pihaknya akan menindak sesuai prosedur yang berlaku. "Apabila kita ditemukan, akan kami imbau baik-baik dulu. Namun jika tidak mengindahkan akan kami lakukan penertiban hingga tindakan kepolisian," tegas Satake.

Dia menyebut, Pilkada 2020 di Sumbar hingga saat ini berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan konflik. "Kita bersyukur, masing-masing pihak sudah menciptakan Pilkada yang aman dan damai sejauh ini," kata Satake.

Dalam Pilkada 2020, setidaknya ada 13 Kabupaten dan Kota di Sumbar menggelar pemilihan umum guna menentukan kepala daerah untuk lima tahun kedepan, ditambah satu Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP