PNS hingga bocah SD nekat mencuri demi game online
Merdeka.com - Gara-gara kecanduan game online, dua anak baru gede (ABG) di Bengkulu nekat mencuri Ayam Bangkok. Ayam hasil curian itu dijual dan uangnya digunakan untuk main game online.
"Kita amankan dua anak masing-masing Rh dan Fr, keduanya baru berumur 16 tahun, mereka telah berkali-kali mencuri Ayam Bangkok," kata Kanit Reskrim Muara Bangkahulu, Ipda Yudha, seperti dikutip dari Antara, Senin (25/11).
Kedua tersangka diamankan saat melakukan aksinya Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Tragisnya, kedua ABG itu mencuri Ayam Bangkok yang lokasinya tidak jauh dari Kepolisian Sektor Muara Bangkahulu.
Menurut pengakuan Rh mereka melakukan tindak kriminal tersebut karena tidak bisa menahan hasrat untuk bermain game online. "Kami ingin main, duit untuk main dari penjualan ayam. Ayamnya dijual ke pasar dengan harga Rp 200 ribu per ekornya, hasil penjualan dibagi dua," kata dia.
Kasus kecanduan main game online yang berujung pada pencurian bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya beberapa kasus pencurian untuk main game online juga terjadi. Berikut lima kasus pencurian tersebut:
PNS nekat nyolong motor demi main game online
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Purbalingga, Jawa Tengah, berinisial FRY (25) nekat mencuri sepeda motor. FRY nekat mencuri terlilit utang setelah kalah dalam bermain game online.Tersangka melakukan aksinya di wilayah Wonosobo bersama dua rekannya, MIS (33) yang bekerja sebagai buruh dan ADF (24) mahasiswa di salah satu universitas negeri di Semarang, Sabtu (19/10) lalu.Polisi kemudian menyita barang bukti berupa 2 unit sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi R 3991 CL dan Yamaha Mio J tanpa pelat nomor serta sepasang pelat nomor R 3468 AL."Ya saya akui terlilit hutang banyak karena main game online dan bisnis multi level marketing, sudah seratusan juta saya keluarkan untuk bayar utang tapi belum lunas juga. Saya siap menanggung konsekuensinya kalau dipecat dari PNS karena tersangkut masalah ini," ungkap FRY.
Pelajar SMP mencuri demi game online dan miras
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang pelajar SMP di Kota Madiun mengaku sering mencuri demi bisa bermain game online di warnet. Warga Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ini tercatat sudah 8 kali mencuri demi game online. Bahkan, Ris sudah pernah divonis penjara 4 bulan dengan masa percobaan 8 bulan."Pelaku ditangkap sehari setelah berhasil mencuri di rumah tetangganya sendiri," ujar Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Soedhono, Jumat (08/11) lalu.Pelaku, RIS ternyata juga pernah tertangkap dan divonis 4 bulan penjara dengan percobaan 8 bulan pada Maret 2013. Pelaku berhasil menyikat uang di SMPN 8 Kota Madiun dengan cara membobol pintu ruang guru."Saya paling banyak mencuri uang dan ponsel, hasil curian dipakai main game online serta beli minuman keras. Saya jera dan menyesal pak," ujar pelaku.
7 Siswa SMP mencuri karena kencanduan game online
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSaking kecanduan dengan game online, tujuh pelajar SMP nekat menjadi maling. Ketujuh pelaku yakni Ad (14), Ra (13), Yu (15), Fe (12), Ja (13), Ca (13) dan An (13) harus berurusan dengan Polisi di Polsek Cileunyi.Dari pengakuan para pelaku, mereka sudah dua kali melakukan aksi pencurian untuk mendapatkan uang. Namun pada aksi kedua mereka ditangkap pemilik rumah.Polisi juga menyita barang bukti berupa dua rol kabel tembaga, tralis tutup mesin pompa air, kursi besi, dudukan gorden, keran air dan handle pintu yang diambil para pelaku dari salah satu rumah warga. Rencananya, barang-barang itu akan dijual ke tukang rongsokan kemudian hasilnya akan dipergunakan untuk main game online secara bersama-sama
Anak SD mencuri demi game online
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEmpat siswa SD nekat mencuri di sejumlah rumah tetangganya di Desa Tonsea, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, karena ingin main game online. Keempat anak itu ditangkap saat mencuri di rumah seorang anggota polisi.Saat mencuri di rumah anggota polisi, mereka ditangkap. Namun polisi tak menahan mereka. Polisi hanya mengembalikan mereka ke orangtua masing-masing karena usia keempat anak itu masih di bawah 17 tahun.Ironis, dari pengakuan mereka pencurian itu telah dilakukan berulang kali. Mereka tertangkap saat mencuri yang keempat kalinya.
ABG nekat mencuri uang infak masjid demi game online
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Wonosari, berinisial IDN (15) tertangkap warga mencuri uang di dalam kotak infak di Masjid Al-Huda, Desa Sumberejo, Kecamatan Playen, Gunung Kidul. Kepada polisi, pelaku yang tercatat sebagai warga Kecamatan Playen itu beralasan nekat mencuri untuk main game online. Hingga Kamis (12/9/2013) siang, IDN didampingi orangtuanya masih diperiksa penyidik Polsek Playen.Pencurian itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, pada Kamis (12/9/2013). Malam itu IDN masuk ke masjid dan mendekati kotak infak. Masyarakat yang saat itu berada di masjid curiga dan mendekati IDN."Setelah didesak IDN mengaku mencuri uang Rp 18.000 di dalam kotak infak," kata anggota polisi.IDN mencuri uang dalam kotak infak dengan menggunakan dua batang lidi. Warga yang mengetahui pencurian tersebut langsung membawa pelaku ke polisi.Dari hasil pemeriksaan, IDN sudah tiga kali mencuri di lokasi yang berbeda. "Pelaku hobi game online dan sudah merokok," ujar polisi tersebut.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya