PNS Depok Dilarang Cuti Berbarengan Libur Lebaran

Jumat, 17 Mei 2019 22:14 Reporter : Nur Fauziah
PNS Depok Dilarang Cuti Berbarengan Libur Lebaran PNS Depok Dilarang Cuti Berbarengan Libur Lebaran. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau PNS Depok dilarang cuti tahunan yang dibarengi dengan cuti bersama saat Idul Fitri 1440H. Larangan tersebut telah diatur dalam surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Depok.

Dalam surat edaran bernomor 800/5082/PDA-BKPSDM tertulis bahwa ASN dilarang mengambil hak cuti tahunan pada 5 hari kerja sebelum dan sesudah pelaksanaan Lebaran. "Libur dan cuti bersama Lebaran sudah panjang 11 hari, maka saya rasa sudah cukup untuk PNS," kata Kepala Dinas BKPSDM, Supian Suri, Jumat (17/5).

Dia menegaskan, ASN Depok dilarang cuti di luar waktu yang ditentukan yakni 11 hari. BKPSDM Depok akan langsung menetapkan status Tidak Masuk Tanpa Alasan (TMTA) jika ditemukan ASN yang melanggar ketentuan tersebut. Bahkan sudah ada sanksi yang disiapkan bagi yang melanggar.

Penindakan tersebut sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam pada pasal 8 angka 9 disebut bahwa akan diberikan teguran lisan bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari kerja.

"Selain itu juga TPP-nya akan dipotong sesuai ketentuan Peraturan Walikota-nya," tegasnya.

Pihaknya juga menekankan agar seluruh ASN memberikan pelayanan optimal sebelum libur Lebaran. "Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai prosedur dan pelayanan kepada masyarakat tetap diutamakan," ucapnya.

Baca juga:
Airin Ungkap THR PNS Daerah Cair Paling Telat 24 Mei, Termasuk Tangsel
Sri Mulyani: Revisi Aturan Mengenai Pencairan THR PNS Selesai Dalam Dua Hari
PNS Pembimbing Kemasyarakatan Dapat Tunjangan Jabatan Hingga Rp2,2 Juta
Kemendagri Pastikan THR dan Gaji ke-13 ASN Dibayar Tepat Waktu
Kepala Daerah Yang Telat Bayar THR PNS Akan Dikenai Sanksi
Di Depan PNS, Sri Mulyani Sebut Peringkat Kemudahan Berbisnis RI Meningkat

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini