Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpin Upacara HUT ke-75 TNI AL, Kasal Minta Prajurit Tetap Semangat Hadapi Covid-19

Pimpin Upacara HUT ke-75 TNI AL, Kasal Minta Prajurit Tetap Semangat Hadapi Covid-19 Kasal pimpin HUT ke-75 AL. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 TNI Angkatan Laut tahun 2020, di Lapangan Bendera Gedung Utama RE. Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (10/9).

Peringatan HUT itu diikuti oleh Kotama TNI AL seluruh Indonesia secara virtual dan terpusat di Mabesal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

Yudo mengatakan, bahwa di tengah situasi pandemi global Covid-19, jiwa dan semangat sebagai Prajurit Jalasena tetap berkobar penuh keyakinan diri menyongsong masa depan yang lebih baik. Dia menegaskan sebagai bagian integral sebuah bangsa maritim sekaligus merupakan komponen utama pertahanan negara, TNI AL akan selslu mendukung setiap langkah kebijakan pemerintah.

Menurut dia, kejayaan TNI AL sangat ditentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus memiliki keunggulan karakter dan profesionalisme.

"Oleh sebab itu, sebagai prajurit pengawal samudera Nusantara, di pundak kita lah dipercayakan amanah untuk membangun kekuatan TNI Angkatan Laut yang melindungi segenap bangsa serta menjamin kedaulatan dan keamanan negara di laut," kata Yudo saat memberikan amanat dalam upacara bertema 'Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe Kita Siap Mewujudkan TNI Angkatan Laut Yang Profesional, Modern Dan Tangguh Guna Mendukung Indonesia Maju.'

Dia menjelaskan, kekuatan armada kapal perang, pasukan Marinir, pesawat udara dan pangkalan yang terintegrasi dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) merupakan keunggulan khas yang dimiliki TNI AL yang sekaligus menjadi pilar pendukung interoperabilitas Trimatra terpadu TNI.

Dia menambahkan, sekalipun memiliki peran dan fungsi serta kekhasan masing-masing, seluruh komponen SSAT merupakan satu kesatuan yang utuh dalam pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan di laut.

Sejak kelahirannya hingga saat ini, lanjut dia, TNI AL telah memberikan bukti nyata sebagai penyangga utama pertahanan di laut dalam bentuk kehadiran dan pengabdiannya guna mewujudkan kedaulatan laut Nusantara serta mengawal keutuhan NKRI.

"Salah satu karakter kekuatan Angkatan Laut adalah kekuatan militer yang selalu siap untuk dioperasionalkan (ready force). Hal ini diwujudkan dalam bentuk kehadiran di laut atau Naval Presence, baik pada saat situasi damai, masa krisis hingga masa perang, dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, serta melindungi kepentingan nasional Indonesia dari segala ancaman dan gangguan," kata dia.

Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL berkomitmen untuk membangun kekuatan yang siap dioperasikan atau operational ready force, sehingga Angkatan Laut mampu hadir kapan pun dan dimana pun negara dan rakyat membutuhkan. Hal ini dibuktikan bahwa sejarah telah mencatat ketika bangsa ini mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi, Angkatan Laut hadir dalam operasi Trikora.

Ketika negara lain mempermasalahkan batas wilayah maritim kita, Angkatan Laut hadir mengamankan setiap batas maritim dan pulau terluar. Ketika KM. Sinar Kudus dibajak di Somalia, Angkatan Laut hadir membebaskan sandera. Ketika penyebaran narkotika makin marak, Angkatan Laut hadir menggagalkan penyelundupan sabu di Kapal Sun Rise Glory, dan ketika negara dilanda wabah Covid-19, Angkatan Laut hadir bersama kekuatan nasional lainnya dalam mengatasi pandemi.

"Tanamkan semboyan dan doktrin Jalesveva Jayamahe di dalam hati sanubari kita, sebagai Prajurit Jalasena. Untuk itu, sebagai pemimpin TNI Angkatan Laut Saya mengajak agar kita semua bersatu dan bangkit untuk bersama-sama memperjuangkan kejayaan TNI Angkatan Laut menuju Jalesveva Jayamahe dan membangun Indonesia Maju," ungkap Kasal. (mdk/gil)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP