Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesan Jokowi ke pengungsi Gunung Agung: Kita harus kuat

Pesan Jokowi ke pengungsi Gunung Agung: Kita harus kuat Jokowi datangi pengungsian korban Gunung Agung. ©2017 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan perasaan prihatin kepada para pengungsi korban erupsi Gunung Agung saat mengunjungi lokasi pengungsian GOR Suwecapura, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (26/9) malam. Presiden meminta para korban agar tetap kuat.

"Kita semua sangat prihatin akan keadaan ini. Sekali lagi saya katakan ini adalah musibah yang memang karena alam. Kita harus kuat dan tetap berdoa dalam menghadapi musibah ini," jelasnya.

Jokowi juga mengingatkan agar masyarakat sekitar Gunung Agung mendengarkan apa yang jadi arahan pemerintah, akan kemungkinan bahaya yang terjadi.

"Apa yang jadi arahan imbauan dari pemerintah harus didengarkan. Ini untuk kebaikan kita semua," terangnya.

Usai menyampaikan keterangan, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang menyalami warga sambil membagikan buku tulis kepada anak-anak dan orang tua.

Salah seorang pengungsi Ida Ayu Marni asal Desa Sebudi Karangasem mengaku menerima pembagian buku tulis itu dari Jokowi.

Sayangnya siswi kelas IV SD ini hanya tersenyum ketika ditanya siapa nama lengkap dari Peresiden Jokowi.

"Yang kasih Bapak Peresiden. Namanya Jokowi, tidak tau nama panjangnya," akunya sambil tersenyum dan menoleh rekannya yang dijelaskan namanya Joko Widodo.

Update dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi hingga malam ini mencapai 75.673 jiwa. Saat ini sudah terdaftar 377 titik tempat pengungsian di seluruh Bali.

"Jumlahnya sudah di atas 75 ribu yang menyebar di 9 kabupaten di Bali," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan sebaran pengungsi di kabupaten/kota adalah di Kabupaten Badung 9 titik (756 jiwa), Kabupaten Bangli 29 titik (4.890 jiwa), Kabupaten Buleleng 24 titik (8.518 jiwa), Kota Denpasar 27 titik (2.539 jiwa), Kabupaten Gianyar 12 titik (540 jiwa), Jembrana 4 titik (82 jiwa), Kabupaten Karangasem 93 titik (37.812 jiwa), Kabupaten Klungkung 162 titik (19.456 jiwa), dan Kabupaten Tabanan 17 titik (1.080 jiwa).

Jumlah pengungsi ini lebih besar daripada penduduk yang tinggal di dalam radius berbahaya yang direkomendasikan PVMBG.

Pengosongan wilayah kata dia masih tetap berada di radius 9 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung, ditambah 12 kilometer di sektor utara-timur laut dan 12 kilometer di sektor tenggara-selatan-barat daya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP