Pertandingan PSIM Vs Persis Solo Berakhir Rusuh, 2 Mobil Polisi Dirusak Penonton

Senin, 21 Oktober 2019 20:15 Reporter : Purnomo Edi
Pertandingan PSIM Vs Persis Solo Berakhir Rusuh, 2 Mobil Polisi Dirusak Penonton Kerusuhan penonton saat pertandingan PSIM Vs Persis Solo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertandingan derbi Mataram antara PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo harus dihentikan di saat injury time lantaran situasi yang tidak kondusif. Pertandingan dua klub ini digelar di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10) mulai pukul 15.30 WIB.

Kerusuhan bermula saat pertandingan menyisakan empat menit tambahan waktu. PSIM tertinggal dengan skor 2-3. Saat itu, terjadi ketegangan antara pemain PSIM dengan Persis. Akibatnya wasit mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain PSIM.

Tidak lama berselang, para penonton yang tak puas dengan keputusan wasit merangsek masuk ke dalam stadion. Para suporter ini mengincar para pemain Persis.

Guna membubarkan suporter, polisi menembakkan gas air mata. Sontak gas air mata ini membuat suporter lari tunggang langgang. Usai dibubarkan di dalam stadion, kerusuhan pun berpindah ke area parkir Stadion Mandala Krida.

Kerusuhan di area luar ini menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Termasuk di antaranya dua mobil dinas polisi.

Kapolrestabes Kota Yogyakarta Kombes Pol Armaini mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus menginventarisasi kerusakan yang terjadi. Armaini menyebutkan saat ini baru dua mobil dinas milik polisi yang sudah teridentifikasi menjadi sasaran perusakan.

"Satu mobil dibakar dengan kerusakan 100 persen. Satu mobil lagi dirusak dan dijungkirbalikkan. Ada juga barang kita yang dicuri. Mereka tidak hanya merusak tapi juga mencuri dan menjarah," ujar Armaini di Stadion Mandala Krida.

Armaini merinci dua mobil dinas polisi yang dirusak suporter ini semuanya adalah kepunyaan Polresta Kota Yogyakarta. Dua mobil dinas itu berjenis sedan Mazda 3 buatan tahun 2018 dan sedan Mitsubishi Lancer.

"Nanti kita lakukan penyelidikan. Saat ini kondisi sudah kembali kondusif," ungkap Armaini. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini