Permen aman dari narkoba, BNN Mojokerto sosialisasi ke pedagang
Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto segera melakukan sosialisasi ke grosir dan sekolah terkait hasil laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait permen dot yang sebelumnya diduga mengandung narkoba.
Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi mengatakan, hasil BPOM Pusat sudah memastikan jika permen dot negatif narkotika. Permen itu dinyatakan aman dikonsumsi.
"Sudah kami coba konsumsi selama tiga hari tidak apa apa," kata Suharsi di kantornya, Jumat (17/3).
Menurutnya, BNNK sebagai leading sector untuk pencegahan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sudah sesuai prosedur dan kewenangan BNNK untuk melakukan razia.
"Kami akan sampaikan ke pedagang grosir karena pada prinsipnya BNNK tidak mau membuat masyarakat resah, jika resah dengan peredaran narkoba maka masyarakat lari ke BNNK. BPOM Pusat mengumumkan jika permen tersebut aman maka kami akan menginformasikan ke pedagang grosir," katanya.
Suharsi mengatakan, pemilik toko belum tentu update perkembangan atau informasi berita tentang BPOM. Sehingga pihaknya akan ke pedagang grosir untuk menginformasikan hasil BPOM Pusat tersebut. Tak hanya ke pedagang grosir, namun juga ke sekolah-sekolah.
"Sekolah-sekolah juga akan kami datangi untuk menginformasikan tentang hasil BPOM Pusat terkait permen dot juga untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba," terangnya.
Seperti diketahui, BNNK Mojokerto melakukan pengawasan ke sejumlah grosir makanan dan jajanan di pasar Tanjunganyar, Kota Mojokerto, dan membeli permen keras dan permen sejenis untuk diuji laboratorium pada selasa (7/3). Namun hasilnya dinyatakan tidak mengandung narkoba.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya