Periksa 22 Saksi, Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Kaburnya Lima CPMI di Malang

Selasa, 22 Juni 2021 00:14 Reporter : Fikri Faqih
Periksa 22 Saksi, Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Kaburnya Lima CPMI di Malang Lokasi Lima Calon TKW di Malang Jatuh. ©2021 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang saksi, terkait kasus kaburnya lima orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Central Karya Semesta.



Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah pemeriksaan tambahan, termasuk melibatkan saksi ahli, dan keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).



"Total ada sebanyak 22 orang saksi. Itu total yang kami mintai keterangan, untuk pendalaman," kata Tinton, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (21/6).



Dia menjelaskan, dalam upaya pendalaman terkait kaburnya lima calon PMI tersebut, pihaknya akan melakukan analisa mendetail, dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



Menurutnya, saat ini banyak beredar informasi yang belum dipastikan kebenarannya terkait kasus tersebut. Karena itu, pihak kepolisian akan melakukan analisa mendalam, agar keadilan bisa ditegakkan.



Dari total 22 orang saksi yang telah diperiksa tersebut, lanjut Tinton, saksi korban atau lima orang calon PMI yang berupaya kabur dari BLK-LN Central Karya Semesta juga telah dimintai keterangan.



"Sudah kami periksa semua (saksi kunci). Memang ada beberapa yang perlu kami mintai keterangan tambahan, dan itu juga masih kami dalami, kami akan analisa," ungkapnya seperti dilansir dari Antara.



Dalam waktu dekat, Polresta Malang Kota juga akan segera melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut. Gelar perkara itu, akan menentukan apakah ada penetapan tersangka terkait kasus kaburnya lima orang calon PMI tersebut.



Pada Rabu (9/6) malam kurang lebih pada pukul 19.00 WIB, sebanyak lima orang calon PMI berusaha kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri CKS. Mereka turun dari lantai empat gedung, menggunakan tali yang dibuat dari potongan selimut.



Dilaporkan, calon PMI yang berusaha kabur tersebut terjatuh. Dari lima orang yang berusaha kabur tersebut, tiga orang mengalami luka-luka, sedangkan dua lainnya selamat. Lima orang calon PMI yang berusaha kabur tersebut berjenis kelamin perempuan.



Berdasarkan catatan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh BLK-LN CKS. Pelanggaran tersebut di antaranya adalah, para calon PMI sering mendapatkan kekerasan secara verbal.



Kemudian, penggunaan telepon seluler juga dibatasi mulai pukul 17.00-22.00 WIB, dan para calon PMI tersebut tidak mendapatkan salinan perjanjian penempatan kerja, dan perjanjian kerja. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pekerja Migran
  3. Imigran
  4. Malang
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini