Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perang petasan di Sungai Musi, belasan pemuda dihukum push up

Perang petasan di Sungai Musi, belasan pemuda dihukum push up Belasan pemuda dihukum push up karena perang petasan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Terlibat perang petasan saat asmara Subuh di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) atau di bantaran Sungai Musi Palembang, belasan pemuda diamankan. Mereka didata lantas dihukum push up sebagai peringatan.

Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Palembang Alex Firnandus mengungkapkan, pemuda-pemuda itu ditangkap dalam razia yang dilakukan petugas. Mereka kedapatan melakukan aksi perang petasan setelah sahur. Hal itu dikeluhkan pengunjung BKB karena tidak nyaman saat menyaksikan matahari terbit dari samping Jembatan Ampera.

"Belasan pemuda kita amankan karena perang petasan. Kita data mereka dan kita suruh push up depan orang banyak, biar jera," ungkap Alex, Senin (28/5).

Dalam razia itu, pihaknya juga menyita ratusan petasan berbagai jenis. Selanjutnya petasan itu akan dimusnahkan dan akan menyerahkan ke pihak kepolisian untuk menindak penjual dan pembuatnya.

"Sebelum Ramadan kemarin sudah kita larang jangan bermain petasan, apalagi di tempat terbuka," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Kota Palembang, Amiruddin Sandi mengatakan, asmara Subuh menjadi kebiasaan kalangan pemuda di kota itu menjelang pagi. Hanya saja, asmara Subuh itu kerap kali disertai perang petasan bahkan perkelahian antar kelompok.

"Setiap Subuh di BKB selalu ramai, kebiasaan sejak dulu. Selagi hanya santai-santai saja dibolehkan, tapi kami akan menindaktegas jika sudah berbuat kriminal," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP