Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyerangan Mabes Polri, Jokowi Minta Masyarakat Tenang dan Waspada

Penyerangan Mabes Polri, Jokowi Minta Masyarakat Tenang dan Waspada Presiden Joko Widodo. ©Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada serta menjaga persatuan pascaterjadinya aksi terorisme yang terjadi di Mabes Polri, Rabu (1/3) kemarin. Dia juga meminta agar seluruh masyarakat menjaga persatuan dan melawan aksi terorisme.

"Terkait terjadinya aksi terorisme kemarin sore di Mabes Polri saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tetapi tetap waspada, dan menjaga persatuan, dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," kata Jokowi di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4).

Dia juga sudah memerintahkan kepada Kapolri, Kepala TNI, hingga Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Saya juga telah perintahkan pada kapolri, kepala TNI, Kepala BIN meningkatkan kewaspadaan, saya tegaskan sekali lagi tidak ada terorisme di tanah air," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui seorang berpakaian hitam menerobos pintu masuk Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta. Terdengar suara letusan senjata api.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.35 WIB, Rabu (31/3). Berdasarkan rekaman video yang beredar, tampak seorang yang berpakaian hitam itu tergeletak di area dalam parkiran. Suara letusan senjata terdengar beberapa kali di lokasi. Demikian juga teriakan aparat yang bersiaga dengan senjata laras panjang.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP