Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan Ilmiah Satgas Covid-19 Tentang Sons of Omicron

Penjelasan Ilmiah Satgas Covid-19 Tentang Sons of Omicron Ilustrasi virus Omicron. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Di tengah merebaknya Covid-19 varian Omicron, muncul sub varian Omicron yang disebut Son of Omicron. Turunan varian ini sudah dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan susunan genetik Omicron dikategorisasi menjadi tiga, yakni B.1.1.529, BA.1, BA.2, dan BA.3. Dari tiga sub varian ini, satu di antaranya menjadi perhatian yakni BA.2.

"Khusus Omicron BA.2 tengah menjadi perhatian karena memiliki mutasi yang bisa menyebabkan perbedaan hasil PCR," katanya dalam konferensi pers, Kamis (27/1).

Menurut Wiku, sub varian Omicron lainnya mengalami mutasi berupa hilangnya susunan tertentu pada gen S. Kondisi ini mengakibatkan munculnya deteksi pada gen lain. Namun, gen S tidak terdeteksi atau SGTF pada tes PCR.

"Namun pada Omicron BA.2, susunan ini tidak hilang sehingga PCR tidak memunculkan hasil SGTF atau hasilnya sama dengan varian lain yang bukan Omicron. Padahal BA.2 salah satu jenis Omicron," jelasnya.

Wiku mengatakan penelitian terhadap karakteristik turunan Omicron membutuhkan waktu. Terutama, jika menganalisis dampak varian tersebut secara epidemiologi.

"Termasuk keempat jenis varian Omicron ini masih proses penelitian dan belum ada laporan lanjutan dari WHO," ucapnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP