Pengamanan diperketat, jalur utama Candi Borobudur diblokir

Jumat, 8 September 2017 16:23 Reporter : Purnomo Edi
Pengamanan diperketat, jalur utama Candi Borobudur diblokir Candi Borobudur. © Bold Travel

Merdeka.com - Ada pemandangan berbeda di sekitar Candi Borobudur hari ini, Jumat (8/9). Pengamanan di sekitar situs keajaiban dunia itu lebih ketat dari biasanya. Ini menyusul berlangsungnya aksi solidaritas Bela Rohingnya yang digelar di Masjid Agung An Nuur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Aksi bela Rohingnya sebelumnya diwacanakan digelar di Candi Borobudur. Namun setelah dilarang polisi, aksi dilakukan di Masjid Agung.

Jarak antara masjid An Nuur dengan Candi Borobudur hanya kurang lebih 6,8 kilometer. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, sejumlah personel polisi diterjunkan untuk mengantisipasi datangnya massa aksi ke Candi Borobudur.

Dari pengamatan Merdeka.com, sejumlah jalur masuk menuju Candi Borobudur mendapatkan penjagaan ketat dari petugas keamanan. Bahkan blokade jalan pun dilakukan di jalur utama menuju Candi Borobudur.

General Manager (GM) Taman Wisata Borobudur, Crisnamurti Adiningrum mengatakan penjagaan ketat memang dilakukan di area wisata Candi Borobudur. Penjagaan ketat dilakukan untuk menjaga wilayah Candi Borobudur agar tetap aman dan kondusif.

"Penjagaan ketat dari pihak kepolisian memang dilakukan di Candi Borobudur. Salah satunya dengan tidak memerbolehkan baik kendaraan roda dua maupun roda empat masuk ke area parkir Candi Borobudur," jelas Crisnamurti saat ditemui Merdeka.com, Jumat (8/9).

Dia menuturkan, parkir kendaraan pengunjung ditampung di luar area Candi Borobudur. Pihak pengelola bekerja sama dengan warga untuk menyediakan parkir di luar area Candi Borobudur.

Crisnamurti menambahkan jumlah pintu masuk ke Candi Borobudur pun dibatasi. Hanya ada satu pintu masuk ke Candi Borobudur yang dibuka untuk pengunjung.

"Kami punya 10 pos pintu masuk. Kalau hari biasa yang dibuka ada 5 pos pintu masuk. Untuk hari ini, kami hanya membuka satu pos pintu masuk bagi pengunjung. Hal ini dilakukan untuk memermudah pengawasan dan pengamanan," tutup Crisnamurti. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini