Pengakuan warga Bali yang keracunan nasi bungkus dari Pura
Merdeka.com - Hingga Minggu (26/3) malam, satu persatu warga yang mengalami keracunan diduga berasal dari makan nasi bungkus usai upacara Melasti di Pantai Batu Bolong, Kuta Utara kondisinya sudah membaik.
Dari 124 warga yang mengalami keracunan, 62 orang dirawat di RSUD Mangusada, 4 orang dirawat di Puskesmas Mengwi I dan 3 orang dirawat di Puskesmas Mengwi II serta 55 orang menjalani rawat jalan. Informasi dihimpun, warga yang keracunan nasi bungkus ini berasal dari tiga Banjar di Kelurahan Kapal, yakni Banjar Tambak Sari ada 54 orang, Banjar Muncan 14 orang, dan Banjar Gegadon 1 orang.
Bendesa Adat Kapal, Ketut Sudarsana membenarkan ratusan warganya keracunan makanan yang diduga berasal dari nasi bungkus yang disediakan panitia upacara. "Iya, saat upacara Melasti ke segara (pantai) dapat nasi bungkus. Tiba-tiba warga kami alami muntah-muntah," katanya, Minggu (26/3).
Nasi bungkus tersebut dibuat di Pura Dalem Selonding, di Banjar Tambak Sari, oleh kelompok yang memang bertugas memasak. "Nasi disiapkan dari pura. Tapi, saya tidak tahu kok bisa jadi seperti itu," kata Sudarsana.
Sementara itu Kapolsek Mengwi, Kompol I Nengah Patrem mengaku saat ini masih menunggu hasil lab dari sampel yang diambil pada nasi bungkus dan muntahan dari salah satu pasien. "Sampel makanan dan muntahan pasien itu akan diuji lab," Singkat Kompol Patrem. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya