Pencari Siput Hilang di Sungai Lebur, Ditemukan Sudah Tidak Utuh Dalam Perut Buaya
Merdeka.com - Nasib tragis dialami Subli (51), warga Desa Mandu, Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dia ditemukan tewas dalam perut buaya berukuran panjang sekitar 5 meter pada Senin (26/6) malam.
Subli sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi mencari siput di Sungai Lebur, Minggu (25/6). Tim SAR gabungan bersama dengan warga, sebelumnya ramai-ramai menangkap buaya berukuran besar yang dicurigai menerkam Subli.
"Buaya itu berhasil ditangkap tim SAR gabungan bersama pawang buaya malam ini," kata Kepala Basarnas Balikpapan Melkianus Kotta, kepada merdeka.com.
Saud Rosadi
Melkianus menerangkan untuk menguatkan kecurigaan itu, tim di lapangan menyepakati untuk membelah perut buaya sekitar pukul 21.00 Wita.
"Jadi korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah dilakukan pembelahan perut buaya itu," ujar Melkianus.
Jasad Korban Ditemukan Tidak Utuh
Video diperoleh merdeka.com berdurasi 1 menit 30 detik memperlihatkan detik-detik pembelahan perut buaya. Jasad korban Subli ditemukan sudah tidak utuh.
Melkianus menjelaskan, Subli dilaporkan hilang setelah pergi mencari siput di Sungai Lebur, Minggu (25/6) pagi dan tidak pulang hingga sore hari. Pencarian warga sampai malam hari hanya menemukan kapal Subli.
"Kapalnya korban terikat di pohon nipah, ditemukan sekitar jam 9 malam hari Minggu," terang Melkianus.
Masih disampaikan Melkianus, dengan ditemukannya korban Subli, maka operasi SAR dinyatakan berakhir dan ditutup.
"Operasi SAR ditutup dan semua unsur SAR kembali ke satuan masing-masing untuk kembali bersiap siaga," tutup Melkianus.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya