Pemudik mengaku pesan tiket kereta berbulan-bulan sebelum Lebaran
Merdeka.com - Arus mudik Lebaran 2017 sudah mulai terlihat di Stasiun Pasar Senen sejak H-10 atau Kamis (15/6). Hingga hari ini, Minggu (18/6) sudah hampir 100.000 penumpang bertolak ke kampung halamannya. Perhitungan dari PT KAI sejak H-10, rata-rata setiap hari ada 25.000 orang pemudik.
Purnomo (50), salah seorang karyawan swasta salah satu yang memilih mudik jauh-jauh hari atau pada H-8 Lebaran. Tujuannya ke kampung halaman di Nganjuk, Jawa Timur. Dia menggunakan kereta Krakatau yang bertolak dari Stasiun Pasar Senen Pukul 12.30 WIB.
Purnomo mudik lebih cepat dikarenakan selalu mendapatkan libur panjang dari atasannya. Dia mengaku senang karena bisa mudik lebih cepat untuk berkumpul bersama sanak keluarga di kampung halamannya.
"Saya sudah biasa kalau Lebaran itu H-7 sudah pasti, setiap Lebaran," kata Purnomo saat ditemui merdeka.com di Stasiun Senen, Minggu (18/6).
Istri dan anak-anak Purnomo sudah mudik lebih dulu bersama rombongan keluarga lainnya menggunakan kendaraan. Biasanya, setiap tahun dia selalu mengalah menggunakan kereta api dan tidak ikut rombongan mobil.
Purnomo tidak kesulitan mendapatkan tiket kereta. Sejak jauh hari sebelum Lebaran dia sudah memesan tiket, sehingga harganya masih terjangkau.
"Dapat dari online, Indomaret. Pesannya H-90 hari, tiga bulan sudah pesan. Harganya Krakatau Rp 280.000 berangkat saja," kata Purnomo.
Penumpang lainnya, Sriyati (42) mudik ke kampung halaman di Surabaya bersama suami dan tiga anaknya. Sriyati juga tidak terlalu kesulitan memesan tiket. Sejak 20 Maret 2017 dia sudah mengantongi tiket mudik.
"Kan pas nungguin libur anak sekolah, jadi langsung pulang, sekeluarga pulang ke Jatim Surabaya. Tiketnya, susah susah gampang, lewat indomaret. Harga Rp 165.000 per orang," kata Sriyati. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya