Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov Jatim Distribusi Bantuan ke Mahasiswa di Malang

Pemprov Jatim Distribusi Bantuan ke Mahasiswa di Malang Pemprov Jatim Distribusi Bantuan ke Mahasiswa di Malang. ©2020 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Mahasiswa asal luar daerah yang sedang menempuh kuliah di Kota Malang mendapatkan bantuan bahan makanan dari Pemerintah Propinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sebanyak 350 paket bantuan diserahkan kepada para mahasiswa terdampak bencana nonalam, Covid-19.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak menyerahkan paket bantuan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kedaerahan (Orda) di Kota Malang. Mereka di antaranya berasal dari Kalimantan, Aceh, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lain-lain.

Emil menyampaikan bahwa mahasiswa luar daerah yang berdomisili di Jawa Timur, termasuk Kota Malang merupakan warga terdampak yang harus mendapat perhatian.

"Ini instruksi Bu Gubernur, bahwa harus memperhatikan warga domisili Jatim meski ber-KTP luar Jatim," kata Emil di Kantor Bakorwil Malang, Sabtu (2/5).

Kata Emil, selanjutnya akan dilakukan pendataan guna mendapatkan bantuan, sehingga diharapkan meringankan beban bagi warga terdampak Covid-19. Para mahasiswa luar daerah di Jawa Timur akan didata lebih maksimal untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Paket bantuan berisi 5 Kg beras, 1 Kg gula pasir, telur, mie instan, kecap manis serta tas berisi hand sanitizer, masker dan vitamin C.

Emil juga menyampaikan apresiasinya kepada Kota Malang yang telah menyalurkan 22.718 paket bansos tunai dari Kementerian Sosial. Karena tidak banyak Kabupaten/ Kota yang mampu menyelesaikan penyaluran bantuan tersebut dengan waktu yang cepat.

"Kota Malang mampu menyelesaikannya dengan cepat, namun kami juga memberikan PR kepada Kota Malang untuk segera menyerahkan daftar usulan penerima bantuan sosial dari Pemprov agar dapat segera disalurkan," ujar Emil.

Bansos dalam bentuk pangan tersebut jumlahnya tidak sedikit, hampir setara jumlahnya dengan bantuan Kemensos. Karenanya program tersebut harus mendapat perhatian, mengingat bansos sebelumnya dari Kemensos telah tuntas disalurkan.

Kata Emil, masyarakat terdampak Covid-19 dapat diusulkan dan usulannya segera masuk ke BPBD Provinsi sehingga dananya dapat ditransfer ke Dinsos Kota Malang.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Djarwoko menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemprov Jatim bagi warga Kota Malang, termasuk mahasiswa luar daerah yang juga menjadi warga terdampak.

"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pemkot Malang juga akan terus mendata warga terdampak lainnya di Kota Malang secara bertahap," tandasnya.

Sementara menanggapi terkait data penyaluran bantuan Kemensos, akan segera ditindaklajuti. Data-data telah dipersiapkan dan segera dikirimkan ke provinsi melalui Dinas Sosial Kota Malang. Bersamaan, Pemkot Malang juga masih terus mendata warga terdampak yang akan menerima bantuan tersebut.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP