Pemkot Tangerang Bongkar 41 Bangunan Dukung Normalisasi Kali Angke untuk Atasi Banjir

Pemerintah Kota Tangerang mengambil langkah tegas membongkar 41 bangunan di bantaran Kali Angke guna mendukung program Normalisasi Kali Angke, solusi jangka panjang atasi banjir di wilayah tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Tangerang Bongkar 41 Bangunan Dukung Normalisasi Kali Angke untuk Atasi Banjir
Pemerintah Kota Tangerang mengambil langkah tegas membongkar 41 bangunan di bantaran Kali Angke guna mendukung program Normalisasi Kali Angke, solusi jangka panjang atasi banjir di wilayah tersebut. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, pada Jumat (10/4), melakukan pembongkaran terhadap 41 bidang bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Angke. Tindakan ini merupakan bagian dari program normalisasi sungai yang digagas bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWS). Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah potensi banjir di masa depan.

Langkah strategis ini diambil guna memperluas daya tampung air serta meningkatkan kapasitas turap di sepanjang aliran Kali Angke. Normalisasi ini diharapkan mampu melindungi kawasan pemukiman padat penduduk dari ancaman banjir limpahan. Fokus utama adalah wilayah-wilayah yang kerap terdampak seperti Kecamatan Karang Tengah, Ciledug, dan Cipondoh.

Mulyani, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, menjelaskan bahwa bangunan-bangunan yang dibongkar sebelumnya telah melalui proses pembebasan lahan. Pembongkaran ini menjadi penanda dimulainya upaya besar untuk penataan ulang bantaran sungai. Seluruh proses dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Sinergi Penertiban dan Dukungan Multisektor dalam Normalisasi Kali Angke

Mulyani menegaskan bahwa penertiban dan pembongkaran ini merupakan langkah awal penting dalam pembebasan lahan untuk program normalisasi. “Penertiban dan pembongkaran ini menjadi langkah awal pembebasan lahan untuk normalisasi yang ditargetkan dapat memperluas daya tampung dan meningkatkan kapasitas turap untuk melindungi kawasan pemukiman sekitar dari potensi banjir limpahan aliran air di Kali Angke,” ujar Mulyani.

Dalam pelaksanaan pembongkaran bangunan di bantaran Kali Angke ini, Pemkot Tangerang melibatkan puluhan personel gabungan. Tim gabungan tersebut terdiri atas unsur TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkimtan). Selain itu, turut serta perwakilan Kecamatan Karang Tengah, Kelurahan Pedurenan, PLN, serta Rukun Warga (RW) setempat.

Operasi penertiban ini juga dilengkapi dengan sejumlah unit alat berat untuk memastikan proses pembongkaran berjalan cepat dan lancar. Kehadiran alat berat sangat membantu dalam merobohkan struktur bangunan secara efisien. Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini di lapangan.

Normalisasi Kali Angke sebagai Solusi Banjir Jangka Panjang

Pemkot Tangerang sangat menekankan bahwa program normalisasi Kali Angke digencarkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengendalikan banjir. Masalah banjir yang kerap melanda wilayah sekitar Kali Angke, khususnya di Kecamatan Karang Tengah, Ciledug, dan Cipondoh, diharapkan dapat teratasi secara permanen.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menambahkan bahwa kegiatan normalisasi Kali Angke ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Harapannya dengan penambahan area yang luas ini, masalah banjir bisa diatasi,” kata Taufik Syahzaeni. Upaya ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam memberikan rasa aman bagi warganya.

Melalui perluasan daya tampung dan penguatan turap, diharapkan aliran air Kali Angke menjadi lebih terkendali saat musim hujan tiba. Program ini tidak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga pada upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk mendukung penuh inisiatif pemerintah demi lingkungan yang lebih baik dan bebas banjir.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi