Pemkot Pekalongan dan Dewan Kesenian Perkuat Pelestarian Kearifan Lokal untuk Generasi Muda

Pemerintah Kota Pekalongan bersama Dewan Kesenian terus memperkuat upaya Pelestarian Kearifan Lokal Pekalongan, membendung arus budaya asing demi menjaga identitas dan karakter generasi muda.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Pekalongan dan Dewan Kesenian Perkuat Pelestarian Kearifan Lokal untuk Generasi Muda
Pemerintah Kota Pekalongan bersama Dewan Kesenian terus memperkuat upaya Pelestarian Kearifan Lokal Pekalongan, membendung arus budaya asing demi menjaga identitas dan karakter generasi muda. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Dewan Kesenian dan Budaya setempat terus memperkuat pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal. Upaya ini bertujuan mencegah derasnya pengaruh budaya asing yang semakin digemari generasi muda.

Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, menyatakan bahwa seni, budaya, serta kearifan lokal memiliki peran penting. Hal ini krusial dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga identitas daerah.

Indonesia masih menghadapi tantangan besar dari masuknya berbagai budaya luar. Banyak generasi muda lebih mengenal drama Korea, drama China, maupun budaya populer lainnya dibandingkan cerita rakyat, lagu daerah, dan budaya asli sendiri.

Sinergi Kuatkan Identitas Budaya Lokal

Wali Kota Afzan Arslan Djunaid mengajak Dewan Kesenian dan Budaya untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat. Edukasi ini khususnya ditujukan kepada generasi muda agar tetap bisa menjaga marwah budaya lokal.

Seluruh komite yang tergabung dalam Dewan Kesenian dan Budaya diharapkan dapat aktif menghidupkan kembali berbagai kesenian tradisional. Pelestarian kearifan lokal ini dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah serta berbagai pihak terkait.

Peran seni dan budaya sangat vital sebagai benteng dari gempuran budaya asing. Ini juga menjadi fondasi kuat dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Dewan Kesenian Gagas Program Pelestarian

Ketua Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan, Ahmad Saeri, menjelaskan bahwa kepengurusan saat ini terdiri atas delapan komite. Komite-komite ini mewakili berbagai bidang seni dan budaya di Kota Pekalongan.

Peran utama pengurus adalah mengkoordinasikan dan memfasilitasi program-program yang digagas oleh masing-masing komite. Tujuannya agar setiap inisiatif dapat berjalan efektif dan mencapai sasaran.

Dewan Kesenian bertekad mengangkat kembali seni dan budaya lokal yang mulai terlupakan. Banyak permainan dan tradisi lama yang sudah tidak dikenal oleh anak-anak muda kini perlu dihidupkan lagi untuk generasi muda.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi