Pemkab Sigi Perkuat Keamanan Pangan Melalui Germas SAPA: Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

Pemerintah Kabupaten Sigi menginisiasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) untuk memperkuat keamanan pangan, melibatkan berbagai sektor demi kesehatan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Sigi Perkuat Keamanan Pangan Melalui Germas SAPA: Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci
Pemerintah Kabupaten Sigi menginisiasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) untuk memperkuat keamanan pangan, melibatkan berbagai sektor demi kesehatan masyarakat. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, secara aktif memperkuat keamanan pangan di wilayahnya melalui inisiatif Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA). Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mengonsumsi pangan yang aman dan bermutu, demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, menekankan pentingnya sinergi dari seluruh lintas sektor dalam upaya menjaga kualitas dan keamanan pangan. Ia menggarisbawahi bahwa komitmen bersama diperlukan untuk menyusun langkah-langkah strategis yang terpadu.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem keamanan pangan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap kesehatan masyarakat setempat. Inisiatif Germas SAPA di Sigi diumumkan pada Minggu (12/4), menunjukkan komitmen Pemkab Sigi terhadap isu krusial ini.

Nuim Hayat menegaskan bahwa sinergi antara berbagai pihak adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan pangan di Kabupaten Sigi. Kolaborasi ini mencakup pemerintah daerah, lembaga terkait, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, "Tentu perlu adanya komitmen semua pihak dalam menyusun langkah-langkah strategis dalam membangun sistem keamanan pangan yang terpadu, berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap kesehatan masyarakat setempat," ujarnya saat dihubungi di Sigi.

Pendekatan komprehensif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan di mana setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga bebas dari kontaminan berbahaya. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dari setiap elemen masyarakat.

Dalam mendukung ketahanan pangan, Nuim Hayat mengemukakan sejumlah program terpadu yang dapat diterapkan di Kabupaten Sigi. Salah satunya adalah pengembangan desa pangan aman, yang berfungsi sebagai basis ketahanan pangan di tingkat desa.

Selain itu, penguatan pasar aman dari bahan berbahaya menjadi fokus penting untuk memastikan produk pangan yang beredar terbebas dari zat-zat yang membahayakan kesehatan. Ini melibatkan pengawasan ketat terhadap rantai pasok pangan.

Edukasi juga menjadi pilar utama, khususnya di lingkungan sekolah, melalui program pembudayaan keamanan pangan bagi pelajar. "Untuk di lingkungan sekolah bisa melalui pembudayaan keamanan pangan dengan program edukasi dan pengawasan pangan bagi pelajar," kata Nuim.

Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan lintas sektor lainnya, seperti Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu, untuk memastikan mutu pangan yang beredar. Kemitraan ini krusial dalam melakukan pengawasan dan pengujian produk pangan secara berkala.

Harapan besar diletakkan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman dan sehat. Nuim Hayat berharap agar setiap program pangan di Kabupaten Sigi dapat berjalan aman, bermutu, dan sesuai standar kesehatan yang ditetapkan.

Program-program ini tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, tetapi juga pada edukasi berkelanjutan untuk mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan kebiasaan hidup sehat yang dimulai dari pemilihan dan pengolahan pangan yang benar.

Nuim Hayat kembali menekankan bahwa "Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci guna menciptakan masyarakat yang sehat, sadar dan peduli terhadap keamanan pangan." Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama yang solid untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, Germas SAPA di Sigi tidak hanya sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk membangun fondasi keamanan pangan yang kuat dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kabupaten Sigi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi