Pemerintah Nilai Bahaya Konten Pornografi Setara Radikalisme
Merdeka.com - Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Informasi dan Telematika (Kominfo), Ferdinandus Setu, menyampaikan bahwa konten-konten yang beraroma ekstremisme maupun pornografi sama berbahayanya bagi anak muda Indonesia. Jika hal ini dibiarkan, maka akan turut pula merusak generasi bangsa.
"Kalau saya melihat ini sama-sama berbahaya, radikalisme dan terorisme itu berbahaya, sama berbahayanya pornografi," kata Ferdinandus di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).
Menurut Ferdinandus, konten-konten asusila di Indonesia juga cukup mengkhawatirkan. "Beberapa waktu lalu kami juga men-take down youtuber Kimi Hime misalnya," ungkap Ferdinandus.
Begitu pula dengan konten-konten yang berbau ekstremisme, menurutnya, konten tersebut bisa mengancam ketahanan negara. "Jika anak Indonesia terpapar terorisme artinya cinta terhadap bangsa, cinta terhadap Indonesia, cinta kepada rakyat Indonesia itu menjadi lemah," kata Ferdinandus.
Menurut Ferdinandus, anak muda Indonesia boleh melakukan apa saja di internet, asalkan selalu berpatokan dalam koridor hukum. "Silakan tetap dalam koridor hukum. Koridor kita sebagai bangsa dan negara," tutupnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya