Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai Papua, Puluhan Polisi Diterjunkan Amankan Lokasi

Senin, 23 Mei 2022 16:25 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai Papua, Puluhan Polisi Diterjunkan Amankan Lokasi Pembakaran Rumah dan Kios di Dogiyai Papua. Antara

Merdeka.com - 60 Anggota Polres Nabire dan Polres Deiyai diterjunkan untuk memperkuat penanganan keamanan di Dogiyai, Papua. Pengamanan di Dogiyai diperkuat menyusul aksi pembakaran rumah dan kios diduga dilakukan penduduk asli setempat pada Minggu (22/5) hingga Senin (23/5) dini hari.

Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol. Faizal mengatakan bahwa bantuan itu untuk memperkuat personel di Dogiyai guna mengatasi berulangnya pembakaran yang terjadi di wilayah itu.

Dia membenarkan sejak Minggu (22/5) malam terjadi pembakaran hingga menghanguskan sekitar 18 rumah warga, bahkan ada beberapa orang di antaranya terluka. Namun, berapa banyak yang terluka belum ada laporan lengkap karena pada hari Selasa (24/5) polisi baru ke Dogiyai.

2 dari 3 halaman

Ratusan Warga Mengungsi

Dia menambahkan bahwa pembakaran oleh kelompok masyarakat itu menyebabkan sekitar 180 orang mengungsi ke polsek, koramil, dan gereja.

Masyarakat yang mengungsi sebagian besar perempuan dan anak-anak, sedangkan laki-laki dewasa menjaga rumah atau kios yang mereka tinggali.

"Saat ini aparat keamanan melakukan pengamanan di sejumlah kawasan di Dogiyai," kata Faizal di Jayapura, Senin (23/5).

Dia menyebutkan pembakaran yang melanda tiga kampung di Dogiyai, yakni di Kampung Ikebo, Kimipugi, dan Kampung Ekimanida. Kasus ini tidak menimbulkan korban jiwa.

3 dari 3 halaman

Pelaku Diduga Penduduk Asli

Sebelumnya, sekitar 100 orang terdiri dari perempuan dan anak-anak mengungsi ke pos TNI-Polri di Kabupaten Dogiyai, Papua, sejak Minggu (22/5) malam. Mereka terpaksa mengungsi setelah rumah dan kios mereka dibakar warga.

"Memang benar Minggu malam hingga Senin dini hari terjadi pembakaran rumah warga di tiga lokasi, sehingga mereka mengungsi ke pos TNI-Polri," kata Kapolres Dogiyai Kompol Bambang Suranggono di Jayapura, Papua, Senin (23/5).

Bambang mengatakan, kelompok yang melakukan pembakaran belum bisa dipastikan. Namun Bambang menduga pelakunya masyarakat asli Dogiyai dan sekitarnya.

"Belum dipastikan karena mereka sudah bergabung yang awalnya berupaya membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mengalihkan ke rumah warga," kata Bambang.

Situasi sempat mencekam karena masyarakat yang hendak melakukan pembakaran berupaya membakar berbagai lokasi yang tidak diamankan. Bahkan ada dugaan kantor Polsek yang menjadi Markas Polres Dogiyai juga menjadi sasaran pelaku.

Saat ini aparat keamanan terus bersiaga. Bambang sudah meminta bantuan penambahan pasukan untuk mengantisipasi pembakaran susulan.

"Dalam catatan polisi ada 20 unit rumah yang berlokasi di kampung Ikebo, Kimipugi dan Ekimanida ludes terbakar, namun tidak ada korban jiwa," kata dia. Demikian dikutip dari Antara. [gil]

Baca juga:
Rumah dan Kios Dibakar, Seratus Warga Dogiyai Mengungsi ke Pos TNI-Polri
Sempat Ditahan Polisi, Jubir Petisi Rakyat Papua dan Pendemo Tolak Otsus Dibebaskan
TNI-Polri Pukul Mundur KKB Bakar 16 Rumah di Ilaga Papua
Nasib Nahas Tukang Cilok Lagi Jualan Dihajar Polisi, Tetap Dagang Meski Muka Bonyok
Bertemu PGGP, Wapres Ma'ruf: Bangun Rekonsiliasi dan Menghilangkan Konflik di Papua
Sopir Truk Hilang di Puncak, Diduga jadi Korban KKB Selena
Demo Tolak DOB Ricuh, Tangan Kasat Polair Polres Jayapura Patah Dilempar Batu

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini