Peluru Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Tapanuli Utara
Merdeka.com - Peluru mortir ditemukan di Dusun Lumban Pea, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Amunisi itu diduga peninggalan Perang Dunia (PD) II.
Berdasarkan informasi dihimpun, peluru mortir itu ditemukan di perladangan. Penemunya seorang warga bernama Syamsir Hutasoit (33).
"Ditemukan pada Minggu (1/11) kemarin. Warga kemudian memanggil pihak kepolisian. Dan dari laporan itu, tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumatera Utara diturunkan ke lokasi untuk dilakukan sterilisasi hari ini," kata Kasubden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut, AKP Daud Pelawi, Selasa (3/11).
Dia memaparkan, Syamsir menemukan peluru mortir itu saat mencangkul di ladangnya. Dia lalu merasa cangkulnya tersangkut pada besi panjang menyerupai ubi kayu. Saat dilihat lebih teliti benda itu ternyata amunisi.
"Peluru mortir ini diduga peninggalan Perang Dunia II," jelas Daud.
Syamsir kemudian membawa pulang peluru mortir itu dan meletakkannya ke belakang rumah. Selanjutnya dia melapor ke polisi. Tim Gegana Sat Brimob Polda Sumut pun dikerahkan ke lokasi.
Tim yang diturunkan ke lokasi langsung melakukan sterilisasi. Mereka mengamankan lokasi. "Kita juga telah melakukan disposal tak jauh dari lokasi penemuan sekitar pukul 13.00 WIB," tutup Daud.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya