Pelaku Rekondisi Materai Belajar dari Youtube, Ini Perbedaan dengan yang Asli

Rabu, 16 Oktober 2019 20:36 Reporter : Kirom
Pelaku Rekondisi Materai Belajar dari Youtube, Ini Perbedaan dengan yang Asli Pelaku kasus materai rekondisi di Tangerang Selatan. ©2019 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - DH (39), pelaku utama kasus materai rekondisi di Tangerang Selatan, mengaku belajar dari youtube, untuk menghapus tanda bekas tinta dan cap yang menempel di lembaran materai bekas.

Wakapolres Tangsel, Kompol Didik Putro Kuncoro menjelaskan, mulanya pelaku DH, sebagai pelaku utama yang bertugas membersihkan noda bekas tanda tangan atau cap yang menempel di materai menggunakan air biasa untuk menghapus bubuhan tersebut.

"Awalnya coba-coba, kemudian didapat campuran berupa air, dicampur cuka, polish remover, air kaporit. Semuanya itu dipelajari dari Youtube," kata Didik, Rabu (16/10).

Berdasarkan pengamatan langsung terhadap materai bekas rekondisi dan materai palsu yang dihadirkan sebagai alat bukti terlihat memang tidak ada perbedaan menonjol.

"Secara kasat mata persis ya, tapi kalau kita perhatikan dengan teliti, bisa terlihat gambar hologram dan garuda yang samar, tidak terlalu terang. Selanjutnya, kalau kita membeli dari lembaran materai, akan terlihat kalau materai baru memiliki nomor seri secara berurutan. Kalau yang rekondisi ini nomor seri ngasal, tidak berurutan. Tapi memang dilihat hampir persis 90 persen," kata Didik.

Bersasarkan pengakuan tersangka DH dan ED, keduanya sudah 6 bulan menjalani bisnis ilegal tersebut. Dengan perkiraan, telah mengedarkan 5.000 keping materai rekondisi ke wilayah Kota Tangerang Selatan.

"Sekitar 5.000 meterai yang sudah tersebar di toko fotocopy dan warnet. Sementara yang kita tetapkan pelaku ED dan DH, sementara dua lainnya, DR dan OP kami bebaskan, karena mereka sebenarnya adalah korban yang menjual materai palsu dari kedua pelaku ini," kata dia.

Baca Selanjutnya: Bahan Baku dari Pengepul Barang...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Materai
  3. Penipuan
  4. Tangerang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini