Pelaku perusak 7 motor saat demo mahasiswa Makassar segera diciduk
Merdeka.com - Pembakaran enam motor dan perusakan satu motor saat unjuk rasa mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, membuat polisi bergerak cepat. Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen Polisi Gatot Eddy Pramono memastikan telah mengantongi identitas pelaku.
"Identitasnya sudah kita pegang, masih tahap awal," kata Gatot, Jumat (28/10).
Menurut Gatot, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kampus untuk lakukan pelbagai langkah hukum terkait aksi tersebut. Pihaknya juga tidak segan menindak para pelaku pengerusakan. Apalagi akibat insiden itu, pihaknya mengaku alami kerugian lebih kurang Rp 97 juta.
"Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan. Nanti kalau dibiarkan , mereka akan anggap hal ini dibenarkan oleh undang-undang. Memang setiap orang boleh unjuk rasa tapi bukan unjuk rasa anarkis apalagi sampai menyerang dengan batu, anak panah dan membakar motor," ujar Gatot.
Sementara, Kapolrestabes Makassar, Kombes Rusdi Hartono mengatakan, dalam menyambut peringatan hari Sumpah Pemuda di Makassar pihaknya menurunkan 1.305 personel guna mengamankan beberapa titik unjuk rasa.
Baca juga:
Demo mahasiswa di Makassar ricuh, 6 sepeda motor polisi dibakar
Demo rusuh, mahasiswa juga lempari polisi pakai batu dan anak panah
Gara-gara nasi bungkus, warga Manokwari bentrok satu orang tewas
Sengitnya bentrokan warnai demo antipemerintah di Venezuela
Bentrok warga di Lampung, rumah dan kendaraan dibakar (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya