Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelajar yang ditolong sempat mengira Kapten Ronang rombongan begal

Pelajar yang ditolong sempat mengira Kapten Ronang rombongan begal Danramil Yogya Kapten Ronang Sasiarto. ©2017 merdeka.com/purnomo edi

Merdeka.com - Danramil Gedongtengen, Yogyakarta, Kapten Ronang Sasiarto berhasil menggagalkan aksi pembegalan terhadap sepeda motor jenis Vario yang dinaiki oleh Sintya (16) dan Kinanti Nareswari (16), pelajar SMA 2 Banguntapan. Aksi pembegalan yang dilakukan oleh lima orang dengan mengendarai tiga sepeda motor ini terjadi di Jalan Timoho, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Senin (5/6).

Kinanti, pelajar kelas 2 yang nyaris menjadi korban pembegalan dengan modus merampas sepeda motor ini sempat mengira bahwa Kapten Ronang adalah salah seorang dari rombongan pembegal. Pasalnya, Ronang saat menghalau lima orang begal tersebut menggunakan jaket dan helm.

"Saya sempat mengira bapak TNI itu adalah rombongan begal. Soalnya tiba-tiba datang dan rombongan begalnya terus pergi," tutur Kinanti di Makodim Kota Yogyakarta, Rabu (7/6).

Kinanti menceritakan bahwa usai para pembegal pergi, Ronang menawarkan untuk mengantar dirinya dan Sintya pulang ke rumah. Awalnya, Kinanti menolak tawaran tersebut karena masih menduga Ronang adalah komplotan begal yang ingin merampas sepeda motor yang dinaikinya.

"Baru percaya setelah bapak itu membuka jaket dan menggunakan seragam TNI. Tapi masih takut juga, soalnya belum percaya," terang Kinanti.

Usai mengantarkan sampai ke rumah, Kinanti sempat memfoto Ronang menggunakan telepon genggamnya. Kinanti memfoto Ronang karena masih belum yakin bahwa Ronang adalah anggota TNI.

"Saya foto untuk bukti," jelas Kinanti.

Ronang menuturkan bahwa aksi menggagalkan pembegalan yang dilakukannya berawal dari kecurigaannya saat melihat lima orang yang mengendarai tiga sepeda motor tiba-tiba salah satunya menunjuk ke arah motor yang dinaiki oleh dua pelajar putri. Ronang yang curiga melihat gelagat kelima orang tersebut pun membuntutinya.

Dugaan Ronang pun benar, kelima orang tersebut tiba-tiba memepet motor yang dinaiki oleh Sintya dan Kinanti. Lalu motor sempat ditarik-tarik dan kunci motor pun sudah diambil oleh salah seorang di antara gerombolan begal tersebut.

"Melihat gelagat itu saya langsung berhenti dan berada di tengah lima orang dan dua pelajar SMA itu. Saya sempat dibentak agar tidak ikut campur urusan mereka. Lalu saya bentak balik dan saya katakan bahwa saya anggota TNI. Kelima orang itu pun kemudian kabur melarikan diri," jelas Ronang.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP