Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelajar SMA Tewas Dibacok di Bogor Sempat Dituntun Baca Syahadat oleh Pedagang Kopi

Pelajar SMA Tewas Dibacok di Bogor Sempat Dituntun Baca Syahadat oleh Pedagang Kopi Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Merdeka.com - Seorang pedagang kopi, sempat mengajak syahadat AS, pelajar SMA yang tewas usai terkena sabetan pedang di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (10/3).

"Iya (dituntun membaca syahadat), tetapi kan dia enggak bisa ngomong. Kata saya, sebelum enggak ada napasnya, baca syahadat dulu, dia ngikutin terus nangis. Tetapi kata saya, kalau enggak bisa keluar suaranya, di dalam hati saja," kata pedagang kopi, Euway.

Dia mengungkapkan, ajakan membaca syahadat itu dilakukan sebelum datang ambulans untuk membawa AS ke RS FMC, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

"Dia gerak dikit saja keluar darah lagi. Sebelum datang ambulans saya ajak syahadatnya. Saya mah enggak lihat pas dibacoknya. Tapi pas diangkat ke ambulans masih ada napasnya," kata Euway.

Diketahui, AS merupakan warga Kampung Cijujung Tengah RT03/03, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. AS merupakan siswa kelas X SMK Bina Warga Kota Bogor.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar terkapar bersimbah darah pada sebuah ujung gang di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor, tepatnya tidak jauh dari simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (10/3).

Dalam video yang beredar, pelajar yang belum diketahui identitasnya itu, mengalami luka bacok pada pipi sebelah kiri di bawah daun telinga. Rekan-rekannya pun lantas mengevakuasi korban sambil menangis dan berteriak ke arah korban.

Luka bacok tersebut, menyebabkan pendarahan hebat pada korban hingga tak sadarkan diri. Informasi yang dihimpun, korban dilarikan ke RS FMC, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Dikonfirmasi, Kapolresta Bogor Kota Kombe Pol Bismo Teguh Prakoso memastikan untuk mengejar para pelaku yang kini dalam penyelidikan kepolisian.

"Kita akan tangkap pelakunya. Sekarang masih diselidiki. Tunggu hasil penyelidikan dulu baru kita tangkap pelakunya," kata dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP