Pekerja Seni Mulai Disuntik Vaksin, Perekonomian RI Diyakini Segera Pulih

Selasa, 20 April 2021 15:49 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Pekerja Seni Mulai Disuntik Vaksin, Perekonomian RI Diyakini Segera Pulih pekerja seni kenakan masker dan face shield. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Pemerintah sudah mulai menyuntikkan vaksin kepada 500 pekerja seni dan kreatif di Galeri Nasional, Jakarta Pusat pada hari Senin (19/4). Para pekerja seni itu terdiri dari budayawan, penyanyi, artis, komedian, dan seniman.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, dengan divaksinnya para pekerja seni, maka para pekerja seni bisa kembali aktif berkarya. Sehingga menurutnya, vaksinasi kepada para pekerja seni akan memiliki dampak yang luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Vaksinasi untuk pekerja seni punya manfaat luar bisa karena kita telah memberikan perlindungan kepada pekerja seni dari Covid-19. Melalui karya seninya, mereka bisa menciptakan pertunjukan dan karya seninya kembali," kata Nadia dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh KPCPEN, Selasa (20/4).

Menurut Nadia, para pekerja seni bukan hanya berperan dalam memulihkan perekonomian saja, namun kata dia, para pekerja seni termasuk seseorang yang berjasa di negara ini karena tetap berusaha untuk melestarikan budaya Indonesia meskipun negara ini sedang dilanda pandemi. Itulah sebabnya, kata Nadia, para pekerja seni menjadi penerima vaksin di tahap kedua ini.

"Mereka punya peranan penting dalam melestarikan budaya dan mempromosikan budaya di dunia internasional di tengah pandemi ini," ujarnya.

Bukan hanya itu, misi yang ingin disampaikan dari program vaksinasi kepada pekerja seni yaitu meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi memiliki manfaat untuk melindungi diri dari risiko penularan Covid-19. Walaupun tetap harus menerapkan protokol kesehatan, namun orang yang sudah divaksin akan lebih terlindungi tiga kali lipat dibandingkan orang yang tidak divaksin.

"Mereka juga akan menjadi contoh atau tauladan (bagi penggemarnya). Misalnya, kalau (aktris) Gigi sudah divaksin, dia bisa mengajak masyarakat lainnya untuk divaksin. jadi supaya masyarakat tidak ragu lagi divaksin pada tahap ketiga nanti," harapnya.

Selain itu, misi yang ingin disampaikan pemerintah melalui para pekerja seni yaitu mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti yang diketahui, meskipun sudah divaksin, setiap orang harus tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Misi dari pelaksanaan vaksinasi untuk pekerja seni selain mengajak masyarakat untuk mau divaksin, tetapi tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ini manfaat besar dari memberikan vaksin ke pekerja seni," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Manajemen Krisis Kemenparekraf Hengky Manurung mengungkapkan, ada 65.000 pekerja seni di seluruh Indonesia yang akan disuntik vaksin. Senada dengan Nadia, dia menyatakan bahwa para pekerja seni sangat berperan dalam memulihkan perekonomian Indonesia. Dengan divaksinnya para pekerja seni, maka mereka akan bisa kembali berkarya serta membantu roda perekonomian di sektor lain.

"Vaksinasi pekerja seni ini akan berdampak pada sektor lain juga. Misalnya ketika para artis sudah bisa shooting kembali kemudian filmnya tayang di layar lebar, maka akan berdampak pada pekerja bioskop, mall, dan sebagainya," ujarnya.

Untuk itu, dia mendorong seluruh pihak untuk ikut menyukseskan program vaksinasi kepada pekerja seni. "Kalau pekerja kreatif dan pelaku seninya sudah divaksin, kita bisa menaikkan kembali perekonomian kita. Mari sama-sama sukseskan program vaksinasi untuk Indonesia maju," ujarnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini