Pekan depan, hasil survei Tanah Abang tahap I akan diumumkan
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno batal mengumumkan hasil survei penataan Tanah Abang tahap I ke publik hari ini, dia mengatakan ada beberapa alasan hasil survei batal diumumkan. Seperti diketahui penataan Tanah Abang tahap I yakni menutup jalan Jatibaru dan dijadikan tempat PKL berjualan.
Alasan pertama, dia menjalin komunikasi lebih insentif terlebih dahulu kepada stakeholder seperti Polda Metro Jaya sebelum diumumkan ke publik.
"Dikomunikasikan dulu kepada para stakeholder termasuk tentunya teman-teman di Polda, bapak Dirlantas dan segala jajarannya, stakeholder yang lainnya juga sebelum kita umumkan," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/3).
Karena itu, dia meminta waktu satu minggu untuk menyelasaikan survei tersebut kemudian dilakukan komunikasi ke Dirlantas Polda Metro Jaya, baru setelah itu publik.
"Kita tidak ingin ada mispersepsi jadi untuk stakeholder yang terkait kita diminta untuk mensosialisasikan dulu. Kami minta waktu seminggu setelah itu untuk mengumumkannya," sambungnya.
Dia mengatakan survei dilakukan sejak bulan Januari 2018 oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta dengan responden warga yang benar-benar berkunjung ke Pasar Tanah Abang.
"Survei kepuasan dari orang-orang yang betul-betul dateng ke sana bukan melihat dari, seperti kalian (media) kan datang langsung datang ke sana melihat dan itu di survei dan ada metodologinya. Jadi kita jangan terburu-terburu, kita sosialisasikan dulu sehingga ada terbangun persepsi yang sama," jelasnya.
Sandiaga mengatakan terkait Jalan Jatibaru kembali dibuka, dia berpandangan sangat mungkin dibuka kembali namun dia masih belum bisa mamastikan, kemungkinan dibuka kembali saat skybridge selesai dibangun.
"Di ujungnya saya berpendapat bahwa kalau misalnya jangka menengahnya itu bisa kita carikan tempat untuk para pedagang kecil sangat dimungkinkan. Tapi saya nggak mau berspekulasi. Kita tunggu nanti, satu-satu kita belajar dari kemarin yang tahap awal. kita enggak mau terburu-buru. kita sampaikan bahwa sangat dimungkinkan berdasarkan dengan plannya, tapi kita lihat urgensi nya seperti apa," kata dia. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya