Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegawai Bea Cukai Papua tepergok lagi curi dompet di bandara

Pegawai Bea Cukai Papua tepergok lagi curi dompet di bandara Ilustrasi pencurian. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - UPDATE:

Berita ini telah diperbaiki dengan judul: Jelaskan insiden pencurian, Bea Cukai sebut pegawainya justru korban

Humas Ditjen Bea Cukai David meluruskan insiden pencurian yang terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/12) kemarin. Menurut dia, justru pegawai Bea Cukai bernama Rival Joe Imbiri (40) menjadi korban pencurian saat sedang tertidur.

Mrz (58), pegawai Bea Cukai di Papua, kedapatan mencuri dompet milik Rival Joe Imbiri (40), sesama penumpang pesawat Lion Air saat berada di area check in bandara internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu, (17/12) pukul 05.30 wita. Karena ulahnya, Mrz berurusan dengan petugas Aviation Security (Avsec), kemudian digelandang ke Mapolsek Kawasan Bandara.

Kepala Unit Polsek Kawasan Bandara, Ipda Syarif Sikati menjelaskan, pelaku diamankan setelah ditangkap Avsec bandara. Saat diperiksa, pelaku mengaku hanya menemukan dompet itu tergeletak, karena tidak tahu pemiliknya, dia berinisiatif untuk mengantongi saja dompet tersebut.

"Kita sudah interogasi, sudah di BAP pelaku. Karena pertimbangan kemanusiaan, pelaku diizinkan terbang ke Manokwari sesuai jadwal, pukul 15.00 wita tadi didahului dengan pernyataan tertulis tidak keberatan oleh korban," kata Ipda Syarif Sikati.

Meski demikian, pelaku dilepas bukan berarti dia bebas dari kasusnya. Tetapi proses hukumnya berlanjut dengan kategori kasus tindak pidana ringan.

Sementara Turah Aji Ari, Humas Angkasa Pura I yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban Rival Joe Imbiri melapor ke petugas Avsec bandara jika dirinya kehilangan dompet setelah bangun dari tidurnya di tempat menunggu jadwal pesawat di area check in.

Setelah dicek di kamera CCTV, ketahuan jika yang mengambil dompet itu adalah lelaki Mrz. Pelaku ini kemudian dicari dan ditemukan sedang tidur masih di ruang Check In. Dia dibangunkan dan diperiksa oleh petugas Avsec. Selanjutnya kasus pencurian itu dilimpahkan ke Mapolsek Kawasan Bandara.

Menurut Turah Aji Ari, tindak kriminal berupa pencurian tas atau copet dompet kerap terjadi di kawasan bandara. Pelakunya rata-rata adalah orang luar yang segaja datang ke bandara bersikap seolah-olah juga calon penumpang. Pelaku kemudian menjalankan aksinya dengan memanfaatkan situasi para penumpang sibuk dan ramai.

"Sudah ada beberapa pelaku kriminal di bandara kita tangkap dan serahkan ke polisi," kata Turah Aji Ari.

Menurutnya, aksi pelaku-pelaku kriminal senantiasa terpantau CCTV yang banyak dipasang di beberapa titik. Petugas Avsec juga sudah diberikan pengetahuan cara-cara membaca gestur atau bahasa tubuh orang yang berniat lakukan tindak kriminal. Sehingga saat terbaca, wajah pelaku langsung dikunci di CCTV sehingga kemana pun pelaku bergerak, akan terus diikuti CCTV.

"Suasana jelang Natal dan Tahun Baru begini, petugas kita sudah siaga. CCTV juga dimaksimalkan untuk menjaga kenyamanan penumpang pesawat," jelas Turah Aji Ari.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP