PDIP Yogyakarta Laporkan 7 Akun Medsos Penghina Megawati

Rabu, 24 Juni 2020 23:34 Reporter : Purnomo Edi
PDIP Yogyakarta Laporkan 7 Akun Medsos Penghina Megawati Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta Eko Suwanto. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - DPC PDIP Kota Yogyakarta melaporkan tujuh buah akun media sosial ke Polda DIY, Rabu (24/6). Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto menyebut pelaporan tujuh akun itu berkaitan dengan unggahan tagar #TangkapMegaBubarkanPDIP.

Eko mengatakan, pihaknya melakukan melakukan patroli cyber kepada unggahan tagar tersebut. Dia menilai unggahan tujuh akun itu melanggar UU ITE dan mengandung ujaran kebencian, fitnah, hasutan dan hoaks.

"Hari ini kita laporkan resmi ke Polda DIY sebanyak tujuh akun medsos. Ketujuh akun itu mengunggah #TangkapMegaBubarkanPDIP," katanya, Rabu (24/6).

"Ada tujuh akun. Tapi mohon maaf tidak semua bisa kami buka gitu ya. Karena masih menunggu proses penyelidikan dan penyidikan. Sekaligus agar yang bersangkutan tidak kemudian lari mematikan akun dan tidak bertanggung jawab," sambung Eko.

Dia mencontohkan salah satu akun yang dilaporkan adalah @palaluyourhead. Akun twitter ini disebut mengunggah gambar Megawati dengan menambahkan keterangan foto yaitu dia the real nenek lampir bagi Indonesia #TangkapMegaBubarkanPDIP.

Eko menilai, tidaklah benar penghujatan kepada Megawati di media sosial. Dia menyebut Megawati sebagai sosok Presiden ke 5 RI dan ketua parpol sah sesuai dengan institusional.

Dia menambahkan tudingan dan ajakan membubarkan PDIP adalah hal yang salah kaprah.

"Setiap warga negara harus bersama-sama menghormati Ibu Megawati seperti kita menghormati presiden-presiden di Indonesia. Ini tidak semata-mata hasutan ujaran kebencian tapi ini sekaligus penistaan terhadap Presiden Indonesia," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini