Aparat gabungan Kepolisian Resor Kediri Kota dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri, Jawa Timur, telah mengintensifkan patroli pasca kericuhan aksi massa yang merusak fasilitas umum di kota tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memulihkan rasa aman di kalangan masyarakat.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, menegaskan bahwa patroli ini bertujuan utama menjaga keamanan dan memberikan perlindungan serta pelayanan optimal kepada masyarakat. Insiden yang terjadi sebelumnya tidak boleh mengganggu aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Kediri.
Patroli gabungan yang dimulai sejak Minggu, 31 Agustus, ini menjadi respons cepat atas insiden perusakan. Fokusnya adalah memastikan stabilitas keamanan dan ekonomi tetap terjaga, serta mencegah terulangnya aksi anarkis di kemudian hari.
Advertisement
Advertisement
Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ekonomi Kediri
Patroli gabungan yang dilakukan oleh Polres Kediri Kota dan Kodim 0809/Kediri memiliki misi ganda: menjaga keamanan dan memastikan roda perekonomian terus berputar. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, menekankan pentingnya perlindungan dan pengayoman bagi seluruh warga. Situasi ekonomi di kota ini harus tetap kondusif, meskipun sempat terjadi insiden yang mengganggu.
Pihak kepolisian tidak ingin masyarakat yang berencana berusaha atau berlibur di Kota Kediri terganggu oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kolaborasi dengan Kodim menjadi kunci untuk memastikan aktivitas ekonomi berjalan normal. Masyarakat Kediri harus terus tumbuh dan berkembang tanpa hambatan keamanan.
Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, turut menambahkan bahwa patroli ini bertujuan meyakinkan bahwa Kota Kediri tetap kondusif dan bebas dari masalah. Ia melihat langsung aktivitas masyarakat yang sudah kembali normal, menandakan keberhasilan upaya pemulihan keamanan.
Advertisement
Advertisement
Imbauan Tegas dan Humanis untuk Warga Kediri
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, menyampaikan imbauan tegas kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar tidak lagi melakukan aksi di Kota Kediri. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan kota. Tindakan tegas, terukur, namun tetap humanis akan diterapkan jika ada upaya provokasi atau perusakan.
Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, juga mengingatkan semua pihak untuk saling menjaga Kota Kediri. Ia berharap tidak ada lagi kegiatan anarkis yang merusak fasilitas umum. Kerusakan yang terjadi sebelumnya sangat disayangkan karena mengganggu kenyamanan dan keamanan kota.
Kediri dikenal sebagai kota yang nyaman dan aman, sehingga insiden perusakan ini menjadi perhatian serius. Aparat bertekad untuk tidak membiarkan hal serupa terulang. Warga diimbau untuk menolak segala bentuk perusakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Advertisement
Advertisement
Dampak Kerusuhan dan Upaya Pemulihan Fasilitas Umum
Dalam patroli gabungan tersebut, rombongan aparat meninjau langsung beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini mencakup berbagai bangunan vital yang menjadi simbol pelayanan publik dan pemerintahan. Upaya perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap untuk mengembalikan fungsi fasilitas tersebut.
Beberapa fasilitas yang dirusak meliputi:
- Mapolres Kediri Kota
- Pos Polisi Semampir
- Kantor DPRD Kota Kediri (habis terbakar)
- Kantor Polsek Kota
- Kantor Satlantas Polres Kediri Kota
Advertisement
Selain bangunan, massa juga merusak sejumlah fasilitas lain seperti komputer dan mobil dinas. Bahkan, beberapa sepeda motor hasil razia di halaman Satlantas Polres Kediri Kota juga turut dibakar. Kerugian akibat insiden ini cukup signifikan, namun aparat dan pemerintah kota berkomitmen untuk segera memulihkan kondisi.
Sumber: AntaraNews