Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasutri di Karangploso ditangkap Densus, warga khawatir nasib ketiga anaknya

Pasutri di Karangploso ditangkap Densus, warga khawatir nasib ketiga anaknya rumah terduga teroris di Kepuharjo Kabupaten Malang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Detasemen Khusus 88 menangkap pasutri terduga teroris, Kristianto dan Sri Winarti, di Dusun Turirejo, Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (15/5). Pasutri itu ditangkap, sedangkan tiga anaknya dibiarkan di rumah.

Pantauan merdeka.com di lokasi kejadian, ketiga anak pasutri tersebut masih terlihat ada di dalam rumah. Mereka hanya bisa menengok keluar melalui jendela di lantai dua rumah mereka. Meskipun selama ini keluarga itu tertutup dari lingkungan sekitar, namun warga mengaku berempati pada ketiga anak itu setelah kedua orang tuanya ditangkap Densus.

"Kasihan anaknya masih di rumah, gimana ya nasibnya," gumam Elya, salah satu tetangga.

Elya tinggal persis di sebelah rumah Kristanto. Meski tidak tahu persis, dia menduga anak perempuan pertama Kristanto duduk di bangku SMP. "Yang kedua laki-laki, dan yang ketiga itu perempuan masih agak kecil," jelas Elya.

Kedua anak perempuan di rumah itu disebut Elya sama-sama menggunakan cadar. Anak yang lebih kecil sesekali tidak memakai cadar.

"Kalau yang besar itu memang cadaran, tapi kalau yang kecil cuma kadang-kadang saja pakai cadar," tutur Elya.

Elya dapat mengenali anak dari Kriswanto karena biasanya mereka keluar rumah untuk berbelanja.

"Biasanya yang belanja itu ya anaknya, ada tiga orang", terangnya.

Elya menuturkan, dalam penangkapan yang terjadi pada Selasa siang (16/9) tersebut, tidak hanya Kristanto dan istrinya yang dibawa polisi. Tapi juga ada orang lain yang dibawa. Tidak terlihat ketiga anak Kriswanto turut dibawa oleh polisi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP