Pasien Covid-19 di Samarinda Sembuh, Total Sembuh di Kaltim Jadi 11 Orang
Merdeka.com - Pasien positif Corona (Covid-19) di Samarinda, seorang perempuan usia 31 tahun hari ini kembali dilaporkan sembuh. Dengan begitu, total pasien sembuh di Kalimantan Timur menjadi 11 orang.
Pasien sembuh itu, adalah pasien berkode SMD02, yang masuk isolasi RSUD AW Syachranie, sejak 31 Maret 2020, usai perjalanan dari Depok, Jawa Barat. Saat itu, pasien tersebut berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
"Hasil swab 2 kali negatif, dan dokter penanggungjawab menyatakan tidak ada lagi gejala klinis, sehingga dinyatakan sembuh. Total pasien sembuh di Kaltim 11 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat telekonferensi bersama media, Jumat (17/4) petang.
Sementara untuk PDP, tercatat penambahan 30 kasus PDP baru. Dimana, satu kasus di kabupaten Paser, laki-laki 39 tahun dari klaster Ijtima Gowa, usai hasil rapid test positif, atau reaktif terhadap Covid-19.
Sementara, 29 kasus PDP lain, 15 orang melakukan isolasi mandiri. Sisanya, 14 kasus dirawat di sejumlah rumah sakit di Balikpapan, sakit mulai RSUD Kanujoso Djatiwibowo, RS Pertamina, hingga di RS Tentara.
"Dari 29 kasus PDP ini, ada sepasang suami istri, laki-laki usia 25 tahun dan perempuan 21 tahun, usai kontak erat dengan pasien BPN15 (positif Corona). Hasil rapid test keduanya, positif," ujar Andi.
Masih diterangkan Andi, hari ini juga tercatat ada penambahan 185 orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Timur, sehingga total ada 1.261 ODP. "Total kasus positif tetap 44 kasus. PDP yang masih menunggu hasil labkes, ada 120 orang," ungkap Andi.
Di Samarinda, dengan kesembuhan 1 pasien hari ini, tercatat 2 orang yang sudah berhasil sembuh, sejak pasien pertama dinyatakan positif Corona 18 Maret 2020 lalu.
"Pasien (bersangkutan) sudah pulang. Tapi, sesuai SOP, yang bersangkutan masih isolasi mandiri 14 hari. Dia tidak.akan menularkan, tetapi dia bisa tertular lagi oleh orang yg positif Covid tapi belum sembuh. Atau, tertular dari orang yang asimptomtik/tidak bergejala," kata Plt Kadinkes Samarinda Ismed Kusasih.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya