Pasar Soekarno direnovasi, pendapatan pedagang malah lebih rendah
Merdeka.com - Nasib ratusan pedagang di Pasar Soekarno, Sukoharjo, hingga kini tak kunjung membaik. Usai direnovasi, penghasilan pedagang pasar yang direnovasi dengan anggaran Rp 42 miliar itu belum juga meningkat. Bahkan dapat dikatakan, pendapatan pedagang jauh lebih rendah jika dibanding sebelum direnovasi.
Atas kondisi itu, para pedagang mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk ikut memberikan solusi. Gubernur diminta tidak menutup mata terhadap permasalahan yang dialami pedagang.
"Kenyataan yang terjadi di lapangan sangat jelas. Kondisi pedagang Pasar Soekarno justru lebih baik sebelum pasar direnovasi. Kami sangat menyayangkan tidak adanya perhatian dari Gubernur. Gubernur terkesan tutup mata dengan kondisi wong cilik di Pasar Soekarno," ujar Kuasa Hukum pedagang Pasar Soekarno, Kamal Firdaus, Kamis (26/9).
Dia menambahkan, saat ini para pedagang sedang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas gugatan class action terhadap Pemkab Sukoharjo dalam hal ini bupati, pejabat pembuat komitmen proyek Pasar Soekarno dan PT Ampuh Sejahtera selaku pelaksana proyek.
Kendati demikian, para pedagang menyadari tidak semua persoalan pasar di jalur utama kota Makmur tersebut bisa diatasi hanya melalui proses hukum.
"Sangat dibutuhkan perhatian dari gubernur dan bupati selaku pimpinan daerah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pedagang saat ini," jelasnya.
Ia menambahkan, fakta yang terjadi di pasar itu adalah pembangunan yang sempat mangkrak, pedagang di pasar darurat rugi selama beberapa tahun. Setelah selesai bangunan pasar ternyata tidak berkualitas dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya