Pansus Pelindo II akan panggil Menhub Ignasius Jonan
Merdeka.com - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II akan mengagendakan pemanggilan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sekitar awal November 2015. Pemanggilan Jonan karena Dirut PT Pelindo II RJ Lino sempat memberikan keterangan keterkaitan kasus tersebut dengan Menteri Perhubungan.
"Sekitar tanggal 11 sampai 14 November diperkirakan akan memanggil para konsultan Deutsche Bank di Hong Kong yang terkait Pelindo termasuk Menteri Perhubungan Jonan untuk memberikan keterangan. Karena ada statement dari RJ Lino tentang urusannya dengan Menteri Perhubungan," kata anggota Pansus Pelindo DPR, Junimart Girsang di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat (30/10).
Anggota DPR Komisi III menjelaskan pemanggilan konsultan Deutsche Bank di Hongkong karena ada dugaan RJ Lino mendorong bank tersebut sebagai kreditur PT Pelindo II.
"Karena ada dugaan RJ Lino lama berada di China yang berhubungan Deutsche Bank sebagai kreditur di Pelindo. Untuk hubungannya bagaimana nanti kita lihat saja," pungkasnya.
Seperti diketahui, kasus ini terkait indikasi tindak pidana pencucian uang dalam pengadaan sepuluh unit mobile crane yang dibeli PT Pelindo II pada 2013.
Bareskrim Mabes Polri yang saat itu di bawah Komjen Pol Budi Waseso melakukan penggeledahan di kantor Pelindo II, Jumat (28/7). Penggeledahan terkait dugaan korupsi pengadaan mobil crane milik perusahaan pelat merah itu.
Tak terima dengan cara Bareskrim, Direktur Utama Pelindo II RJ Lino geram. Kekesalan itu diutarakan ke sejumlah menteri. Salah satunya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil.
Pembicaraan antara keduanya dilakukan di hadapan wartawan. Bahkan Lino mengancam mengundurkan diri dari perusahaan. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya