Pagi Ini Penumpang di Stasiun Bogor Membeludak, Bima Arya 'Colek' Menhub & Anies

Senin, 6 Juli 2020 14:52 Reporter : Merdeka
Pagi Ini Penumpang di Stasiun Bogor Membeludak, Bima Arya 'Colek' Menhub & Anies Bima Arya Cek Stasiun Bogor. ©2020 Merdeka.com/rasyid ali

Merdeka.com - Pemanfaatan bus gratis di Stasiun Bogor sebagai upaya mengurangi kepadatan penumpang KRL terbukti tidak efektif. Terbukti, penumpang KRL masih saja membeludak dan menumpuk, contohnya yang terjadi Senin (6/7) pagi tadi.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan para penumpang harus mengantre berjam-jam untuk naik kereta karena bis bantuan yang disediakan pemerintah tidak bisa cukup mengakomodir jumlah penumpang KRL. Hal itu sambil menandai akun Instagram milik Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam postingan di akun Instagramnya, @bimaaryasugiarto.

"Bapak Menteri Perhubungan, @budikaryas dan Gubernur @aniesbaswedan pagi ini warga Bogor harus mengantre selama 1,5-2 jam untuk bisa masuk ke gerbong kereta. Bus yang kita siapkan sudah maksimal dan memang tidak bisa jadi solusi permanen," ujar Bima, sebagaimana dikutip Senin (6/7).

Lebih lanjut, Bima bilang jumlah penumpang KRL kali ini hampir mendekati angka normal karena sudah banyak sektor usaha yang kembali beroperasi, sehingga orang-orang kembali pergi bekerja.

Namun, kapasitas KRL yang masih dibatasi 35 persen membuat antrean mengular tak terkira. Pun, di beberapa sektor, sistem pembagian kerja masih tidak berjalan.

Baca Selanjutnya: Untuk mengatasi hal ini Bima...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini