Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pagar Balai Kota Solo kembali dirobohkan

Pagar Balai Kota Solo kembali dirobohkan Pagar Balai Kota Solo kembali dirobohkan. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo serius untuk menjadikan kompleks balai kota sebagai area publik. Setelah membongkar dinding gebyok kayu jati Pendapi Gede, kali ini giliran pagar tembok depan yang dirobohkan.

Pembongkaran serupa pernah dilakukan semasa Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) beberapa tahun lalu. Namun pembongkaran saat itu tak maksimal. Pintu gerbang masih berdiri kokoh dan sebagian pagar beton masih berdiri. Sehingga masyarakat Kota Solo tetap tak bisa leluasa masuk ke kompleks balai kota.

Usai pembongkaran nanti Pemkot Solo menyiapkan sebuah plasa di depan balai kota. Tempat tersebut selanjutnya akan dijadikan ruang publik terbuka. Plasa tersebut juga menjadi bagian dari integrasi penataan pelataran Balai Kota dengan Koridor Jalan Jenderal Sudirman.

"Pembongkaran pagar depan kita mulai hari ini. Proyek ini menelan anggaran Rp 2,1 miliar dikerjakan sebagai kita menjadikan kawasan Balai Kota sebagai area publik," ujar Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Pemkot Solo, Heru Sunardi, Rabu (28/3).

Heru mengatakan, penataan koridor pelataran balai kota berjalan sinergi dengan penataan koridor Jalan Jenderal Sudirman yang juga dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) pada tahun ini.

"Plasa itu nantinya berfungsi seperti Plasa Sriwedari. Letaknya di tengah jalur keluar masuk Balai Kota, menggantikan kolam air mancur," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, penataan pelataran balai kota sudah dimulai. Sebuah ekskavator nampak meratakan tanah di sisi utara halaman dan merobohkan pagar utama. Heru menyatakan, dengan dibangunnya plasa tersebut, ke depan akses keluar masuk untuk pengunjung balai kota akan diubah.

Meski merobohkan pagar, namun sejumlah pohon peneduh di halaman masih akan dipertahankan. Bahkan nanti akan ditambahi dengan lighting, sehingga bisa mempercantik plasa dan koridor di depan balai kota.

Terkait pengamanan pasca pembongkaran pagar utama, Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengaku akan mengoptimalkan petugas keamanan.

"Kami akan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dengan memasang gerbang khusus di sisi kanan dan kiri Pendapi Gede. Pintu tersebut ditutup saat berakhirnya jam kerja," pungkas Rudyatmo.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP