Over kapasitas, kapal legendaris di Riau disetop TNI AL

Kamis, 12 Juli 2018 00:32 Reporter : Abdullah Sani
KM Jelatik 8 disetop TNI AL. ©2018 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Personel patroli dari KRI Pulau Rusa-726 Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai menghentikan pelayaran dari Kapal Motor (KM) Jelatik 8 saat berada di perairan Kuala Siak. Sebab, kapal legendaris di Riau itu kelebihan muatan atau over kapasitas serta penumpang tidak sesuai manifest.

KM Jelatik merupakan salah satu transportasi utama yang penghubung Pekanbaru dan Selatpanjang sebelum speedboat mendominasi.

Kapal itu sudah ditambatkan di Pelabuhan Sungai duku. Sementara tiga orang kru kapal, mulai dari nakhoda serta dua awaknya diperiksa lebih lanjut. Kapal tersebut akan dibawa ke pos Lanal Dumai.

Danlanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino mengatakan, kapal itu diamankan ol pada Senin (9/7) lalu, saat KRI Pulau Rusa melakukan patroli. Kapal tersebut dicegat TNI AL lantaran diduga melakukan sejumlah pelanggaran.

"Ada penumpang yang tidak terdapat dalam manifest. Belakangan ini, keselamatan pelayaran tengah jadi sorotan, kita harap ke depan, ini dapat diperbaiki demi keamanan masyarakat yang menggunakan transportasi air," ujar Yose, Rabu (11/7).

Yose menjelaskan, alat keselamatan bagi penumpang yang disediakan di dalam kapal juga tidak memenuhi syarat. Padahal sebelum kapal berlayar, nakhoda wajib memastikan bahwa kapalnya telah memenuhi syarat kelaiklautan dan melapor ke syahbandar.

"Jumlah penumpang sekitar 200an lebih, namun tercatat hanya 113 orang. Alat keselamatan setelah dicek dan di dalami, ada yang tidak memenuhi syarat. Termasuk ada barang-barang yang tidak termasuk dalam manifest," kata Yose.

Yose menyebutkan, sebanyak tiga orang diperiksa petugas, yakni nakhoda berinisial AR, mualim 1 berinsial JL dan KKMnya berinisial YN. Mereka kini diperiksa dan sedang di dalami.

"Ada barang-barang juga kita amankan, yang tidak masuk ke manifest," pungkas Yose. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kapal
  2. Dumai
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini