OTT Komisioner KPU & ketua Panwaslu Garut untuk tekan politik uang jelang Pilkada

Minggu, 25 Februari 2018 15:31 Reporter : Nur Habibie
OTT Komisioner KPU & ketua Panwaslu Garut untuk tekan politik uang jelang Pilkada ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Satgas Anti Politik Uang Bareskrim Mabes Polri menangkap Komisioner KPU Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri. Penangkapan keduanya karena diduga menerima sejumlah terkait meloloskan salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati Garut.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (25/2) kemarin. Polisi turut mengamankan bukti transfer uang kepada Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri yang diduga hasil suap dengan nominal Rp 10 juta.

"Saat ini kedua tersangka dalam pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Jabar," kata Kabid Humas Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto.

Terkait penangkapan itu, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, menegaskan operasi semacam itu akan terus berlanjut untuk memerangi politik uang jelang pilkada langsung yang berlangsung pertengahan tahun ini.

"Kasus penangkapan KPUD dan Panwaslu di Jabar adalah atas perintah Kapolri untuk menekan dampak negatif Pilkada langsung agar tidak ada praktek money politics yang merusak sistem demokrasi kita. Operasi seperti ini akan terus berlanjut," kata Iqbal dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Minggu (25/2).

Berkaca pada kasus ini, dia berpesan agar pihak-pihak terkait penyelenggaraan pilkada tak coba bermain politik uang.

"Mabes dan polda-polda sudah bentuk satgas-satgas money politics. Jadi jangan coba-coba praktik bayar membayar yang melibatkan peserta pilkada, penyelenggara dan pengawas pilkada," katanya.

Soal detail kasus itu, Iqbal belum banyak komentar. Menurutnya akan jelaskan oleh kepolisian dari Polda Jabar.

"Detailnya besok Polda Jabar akan konpers resmi," tegas dia. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Politik Uang
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini