Ormas yang lakukan sweeping saat Ramadan akan ditindak tegas

Jumat, 26 Mei 2017 21:35 Reporter : Parwito
Ormas yang lakukan sweeping saat Ramadan akan ditindak tegas ilustrasi ojek online sweeping taksi. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakapolrestabes Semarang AKBP R Setijo Nugroho Hasto mengimbau kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak melakukan sweeping ke tempat hiburan malam atau lokalisasi selama bulan ramadan.

"Untuk Ormas apapun kami mengimbau untuk tidak melakukan sweeping dengan berbagai alasan dan dalih apapun selama Ramadan," tegas AKBP Setijo Nugroho usai acara pemusnahan miras di Mapolrestabes Semarang Jalan Dr Sutomo, Kota Semarang, Jateng Jumat (26/5).

Setijo Nugroho menyatakan, jika imbauan itu tidak dilakukan dan mereka tetap nekat melakukan sweeping ke sejumlah tempat di wilayah hukum Polrestabes Semarang, pihaknya akan menindak tegas.

"Akan kami redam. Kalau nantinya ditemukan unsur pidana seperti merusak dan memukul tentunya akan kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku," terang dia.

Setijo Nugroho menerangkan, jika larangan untuk melakukan sweeping berikut sanksinya sudah ada dalam Pasal 59 undang-undang nmor 17 tahun 2013 tentang ormas. Dalam salah satu pasalnya berbunyi ormas dilarang melakukan tindakan yang menyerupai apa yang dilakukan aparat penegak hukum.

"Sudah jelas ada payung hukumnya. Sekali lagi kami harap tidak melakukan sweeping, toh sebelumnya kami juga sudah melakukan sosialisasi agar sweeping tidak dilakukan," terangnya.

Setijo Nugroho membeberkan, kalau ormas mengetahui ada tindakan yang dinilai melanggar aturan hukum silakan laporkan ke Polsek atau Polrestabes.

"Silakan lapokan nanti biar kami yang menindaklanjutinya juga," jelasnya.

Setijo Nugroho menjelaskan, terkait batas waktu operasional tempat hiburan malam di Kota Semarang sudah ada edaran resmi terkait ketentuannya dari pemerintah Kota Semarang yang ditandatangi langsung oleh Wali Kota Semarang Hedrar Prihadi.

"Kalau ada yang melanggar batas waktu yang sudah ditentukan ya laporkan saja," ucapnya.

Setijo Nugroho menambahkan, jika pihaknya bersama pemerintah Kota Semarang akan menindak tegas ormas yang masih nekat melakukan sweeping saat perayaan ramadan nanti.

"Kalau masih berbuat nekat, sanksi awal teguran dari Kesbanglimas yang bisa mengarah ke pembubaran ormas tersebut. Kalau nantinya ditemukan unsur pidana kami yang akan tangani proses pidananya," pungkasnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini